ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Badan Geologi Sebut Jumlah Gempa Vulkanik Gunung Ile Lewotolok di NTT Meningkat

Kamis, 9 Mei 2024 | 14:25 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Gunung Api Ile Lewotolok di Lembata, NTT, Kamis 9 Mei 2024.
Gunung Api Ile Lewotolok di Lembata, NTT, Kamis 9 Mei 2024. (Dok Badan Geologi Kupang/Dok Badan Geologi Kupang)

Kupang, Beritasatu.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat jumlah gempa vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) naik signifikan pada periode pengamatan 1-7 Mei 2024.

"Gempa-gempa vulkanik dangkal dan dalam meningkat signifikan," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Hendra Gunawan dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Kamis (9/5/2024) dikutip Antara.

Pada periode pengamatan 1-7 Mei 2024, Badan Geologi mencatat jumlah gempa vulkanik dangkal sebanyak 220 kali dan gempa vulkanik dalam sebanyak 153 kali. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan periode pengamatan 1 minggu sebelumnya, yakni 23-30 April 2024 masing-masing 22 kali dan 90 kali.

ADVERTISEMENT

Menurut Hendra, kenaikan gempa vulkanik dangkal dan dalam mengindikasikan peningkatan tekanan cukup signifikan pada tubuh Gunung IIe Lewotolok. "Berkaitan dengan suplai fluida magmatik dangkal dan dalam," ujarnya.

Sampai saat ini erupsi atau letusan eksplosif masih berlangsung dengan jangkauan lontaran lava (pijar) di sekitar area kawah. "Namun, dapat juga menjangkau sejauh sekitar 500 meter keluar dari kawah," kata dia.

Badan Geologi masih mempertahankan tingkat aktivitas Gunung Api Ile Lewotolok pada level III atau siaga. Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, pengunjung, pendaki, dan wisatawan di sekitar Gunung Ile Lewotolok tidak memasuki di wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas gunung.

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon