Kapal KLM Mitra Pesisir Hilang Kontak di Perairan Mamuju
Selasa, 23 Juli 2024 | 13:23 WIB
Mamuju, Beritasatu.com - Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Mamuju Muh Rizal mengonfirmasi, pihaknya menerima laporan hilangnya kapal KLM Mitra Pesisir sekitar pukul 11.18 WITA. Basarnas segera mengirimkan kapal KN SAR Parikesit dengan 15 personel untuk pencarian dan pertolongan di perairan Mamuju.
Kapal tersebut membawa enam ABK dan diduga mengalami mati mesin, mengakibatkan terombang-ambing di tengah laut selama satu minggu.
Keluarga salah satu ABK kapal sempat menerima kontak sebelum kehilangan hubungan, tetapi pihak agen kapal tidak segera dilaporkan. Informasi hilangnya kapal baru disampaikan kepada Basarnas Mamuju setelah tujuh hari kejadian, memicu permintaan bantuan untuk pencarian.
Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Muh Rizal, Kabupaten Mamuju, mengonfirmasi menerima laporan hilangnya kapal sekitar pukul 11.18 WITA. Basarnas segera mengirimkan kapal KN.SAR Parikesit dengan 15 personel untuk pencarian dan pertolongan di perairan Mamuju.
"Operasi SAR dilakukan untuk mencari Kapal Mitra Pesisir yang diduga mengalami mati mesin di perairan Mamuju, sesuai laporan bahwa nakhoda telah menginformasikan kepada keluarga terkait kerusakan mesin kapal," ujar Rizal, Selasa (23/7/2024).
Rizal menambahkan bahwa Basarnas telah berkoordinasi dengan pihak agen kapal untuk memastikan kronologi kejadian.
"Pencarian dilakukan dari perairan Mamuju hingga Mamuju Tengah. Kami akan mengidentifikasi ABK kapal yang berjumlah enam orang," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




