Anak Bunuh Ayah di Bandar Lampung, Leher Korban Nyaris Putus
Jumat, 21 November 2025 | 20:29 WIB
Bandar Lampung, Beritasatu.com - Warga di Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung digegerkan dengan peristiwa pembunuhan seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Marso.
Diketahui Marso tewas di tangan anak kandungnya sendiri. Korban tewas akibat digorok oleh anaknya, Rustam dengan kondisi leher nyaris putus.
Jasad korban ditemukan keluarganya sekitar pukul 8.30 WIB dalam posisi duduk di ruang tamu dengan luka bacok di bagian leher. Darah korban membanjiri lantai rumah. Setelah menghabisi ayah kandungnya, pelaku melarikan diri sambil menenteng golok yang digunakan menggorok korban.
Setelah kejadian, polisi dari Polsek Kedaton dan Tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung mengamankan lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah itu polisi kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi.
Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok.
Keduanya terlibat cekcok lantaran korban mengajak pelaku bekerja di kebun milik keluarga tersebut di wilayah Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Namun, pelaku menolak hingga emosi.
Setelan cekcok, pelaku diduga masuk ke dalam kamar mengambil sebilah golok dan menebaskan senjata tajam itu ke arah leher korban. Pria berusia 40 tahun tersebut sempat mendorong korban sebelum akhirnya menebaskan golok ke leher korban.
Kapolsek Kedaton AKP Budi Harto mengatakan berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, pihaknya memastikan terduga pelaku pembunuhan anak kandung korban.
"Pelaku merupakan anak kandungnya sendiri ini, petugas kami masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan," kata Budi Harto di lokasi kejadian.
Budi Harto menjelaskan, hasil pemeriksaan awal terhadap jasad korban mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam.
"Untuk lukanya di bagian leher hampir putus karena digorok menggunakan senjata tajam jenis golok. Saat ditemukan, kondisi korban dalam posisi duduk di ruang tamu," ujar Budi Harto.
Terkait keberadaan pelaku, Budi Harto menambahkan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian setelah menghabisi nyawa sang ayah.
Dari informasi yang dihimpun, pelaku diketahui mengalami gangguan jiwa sejak 10 tahun terkahir. Terkait kondisi kejiwaan pelaku, Sri Rahayu (45) kakak ipar pelaku membenarkan jika pelaku mengalami gangguan jiwa.
"Iya Mas Rustam memang mengalami depresi sudah lama," ucap Sri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




