Lis Yusgiantoro: Kartini Modern Harus Cerdas Merawat Rumah Tangga
Sabtu, 24 April 2021 | 17:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pembina Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Lis Yusgiantoro mengatakan pada era modern saat ini semakin banyak perempuan dari berbagai kalangan yang berjiwa sosial, mandiri, hebat, memiliki karier gemilang, dan menginspirasi seperti RA Kartini. Menurut Lis, Kartini pada era modern harus cerdas, berpendidikan, terampil mengurus rumah tangga, dan gigih memerangi kemiskinan.
"Saya bangga, saat ini semakin banyak perempuan Indonesia yang menempati posisi penting di pemerintahan. Ketua DPR RI Ibu Puan Maharani dan Menteri Sosial Ibu Tri Rismaharini, mereka adalah perempuan-perempuan hebat," kata Lis dalam webinar Hari Kartini bertema "Cantik, Bugar, dan Sehat di Era New Normal Pandemi Covid-19" yang diselenggarakan Purnomo Yusgiantoro Center di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).
Webinar yang dibuka Ketua PYC, Filda Yusgiantoro dipandu oleh Febria Oroh dan Pingkan Serafien. Tampil sebagai pembicara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro, model senior Enny Sukamto, dan Chef Rinrin Marinka.
Lis mengatakan, kesuksesan perempuan-perempuan masa kini tidak terlepas dari didikan seorang ibu, yang dengan penuh kasih sayang membimbing dan mendidik anak-anaknya di rumah. Perempuan, lanjutnya, harus terus berjuang untuk memerangi kebodohan dan kemiskinan. Perang terhadap kebodohan itu harus bersenjatakan pendidikan, keuletan, dan keterampilan.
"Perempuan harus bersekolah, berpendidikan, dan memiliki keterampilan dalam mengurus rumah tangga. Tidak ada artinya apabila seorang perempuan memiliki kecakapan di bidang pendidikan dan karier, kalau gagal mendidik anak-anaknya. Itu berarti perempuan masih bodoh dan miskin," ujar Lis.
Lis menambahkan, sebagai Kartini masa kini, kaum perempuan harus menjadi figur mandiri yang tidak hanya sukses berkarier, tetapi juga cerdas merawat rumah tangga. Dalam kehidupan rumah tangga, perempuan berperan sentral dalam mendampingi suami dan mendidik anak-anak untuk menjadi pribadi-pribadi andal yang penuh dedikasi bagi bangsa.
"Harus ada keseimbangan. Seorang perempuan jangan hanya mengejar karier, tetapi juga harus memperhatikan tumbuh kembang anak-anak. Jangan sampai anak-anak terjerumus kepada hal-hal negatif. Terus terang, saya sangat prihatin melihat begitu banyak anak-anak yang berkeliaran di jalan-jalan dan terlibat hal-hal negatif," ujar Lis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




