ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gubernur Khofifah dan Piyu, Panen Raya Padi di Bumi Reog Ponorogo

Senin, 25 April 2022 | 21:51 WIB
FH
B
Penulis: Fredericus Hardiyanto | Editor: B1
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) bersama gitaris band Padi Piyu (kanan) melakukan panen raya padi varietas sunggal di Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Senin, 25 April 2022.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) bersama gitaris band Padi Piyu (kanan) melakukan panen raya padi varietas sunggal di Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Senin, 25 April 2022. (BeritaSatu/Fredericus Hardiyanto)

Ponorogo, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan panen raya padi varietas sunggal yang di tanam di Desa Trisono Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Senin (25/4/2022).

Dalam panen raya kali ini ada yang istimewa. Mususi yang juga gitaris band Padi, Piyu turut medampingi Gubernur Khoffifah. Piyu pun tak segan-segan untuk turun ke sawah ikut memanen padi bersama Gubernur Khofifah.

"Saya sudah janjian dengan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang juga kandanya. Saya kontak dan bilang akan mampir. Sekalian mudik atau pulang ke Surabaya. Kanda Sugiri bilang siap, nanti kita ada acara dengan gubernur, panen padi. Kebetulan Khofifah itu Ketua IKA Unair, dan saya juga alumni Unair, wah senang banget ini. Jadi cocok, 'Padi' ikut panen padi," kata Piyu.

Gubernur Khoifah mengatakan, Pemprov Jawa Timur terus berupaya melakukan banyak terobosan dan strategi dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya dengan mempercepat masa tanam padi, namun juga pengembangan varietas unggul baru, pemanfaatan lahan produktif hingga pendampingan dari perguruan tinggi.

Baca Juga: Blusukan ke Pasar, Khofifah Pastikan Suplai dan Harga Bahan Pokok Aman

Padi Sunggal ini merupakan varietas unggul yang dikembangkan karena memiliki karakteristik usia panen 100-110 hari dengan hasil produksi sekitar 7-8 ton per hektare.

Selain itu, varietas sunggal juga memiliki anakan yang banyak, sehingga lebih tahan rebah dan cocok ditanam di dua musim. Baik musim hujan maupun kemarau, sehingga dalam 1 tahun bisa dilakukan 3 kali periode tanam.

"Hari ini alhamdulillah kita melakukan panen raya padi sunggal di Ponorogo. Ponorogo ini masuk 10 besar penghasil dan penyumbang Padi di Jawa Timur. Kita memang ingin keliling turun bersama petani untuk memberi semangat agar terus menjaga produktivitas padi tetap tinggi," tegas Khofifah.

Sehari sebelumnya Gubernur Khofifah juga turun langsung melakukan tanam padi di Kabupaten Ngawi. Yang kemudian dilanjutkan hari ini melakulan panen raya padi di Ponorogo.

"Dengan terus semangat meningkatkan produktivitas padi kita, maka akan turut berkontribusi kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus ketahanan dan kedaulatan pangan secara nasional," tambahnya.

Tidak hanya itu, panen raya padi ini juga menjadi bukti bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan yang kini menjadi isu dunia ini terus menjadi komitmen dan keseriusan dari Jatim kepada masyarakat Indonesia yang makanan pokoknya adalah dari beras.

"Ketercukupan komoditas beras ini menjadi bagian penting dan harus disiapkan. Ketika ketahanan pangan menjadi isu dunia dan masyarakat yang bahan pangan pokoknya adalah beras, maka ketersediaan serta ketercukupan menjadi hal yang sangat strategis," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan Bed Driyer Automixing kepada kelompok tani amongkismo Desa Janti Kecamatan Slahung dan Poktan Tani Maju Desa Bedi Wetan Kecamatan Bungkal.

Khofifah berharap, lewat bantuan Bed Driyer atau mesin pengering padi ini bisa mendukung kualitas padi yang dihasilkan supaya mencapai kualitas kadar air yang bagus hingga mencapai 14% sesuai standar dari pemerintah dan bisa jadi kualitas premium.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari Pemprov Jatim di bawah komando Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Waduk Bendo di Kabupaten Ponorogo

Sugiri mengaku, bahwa panen raya padi sunggal ini memiliki banyak keunggulan. Antara lain, padi yang dipanen hari ini lebih tahan dan cocok ditanam di musim hujan maupun kemarau sehingga dalam satu tahun bisa dipanen sebanyak tiga kali.

"Matur nuwun ibu atas dukungannya. Semoga lewat kehadiran ibu Gubernur ke Ponorogo menambah semangat petani kita serta meningkatkan produktivitas padi di Ponorogo guna mensuplai kebutuhan masyarakat Jatim dan Indonesia," jelasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gandeng Pemprov Jatim, B-Universe Dorong Investasi Daerah

Gandeng Pemprov Jatim, B-Universe Dorong Investasi Daerah

JAWA TIMUR
Khofifah Ingatkan Ancaman Hidrometeorologi pada Nataru 2025

Khofifah Ingatkan Ancaman Hidrometeorologi pada Nataru 2025

JAWA TIMUR
Permudah Mobilitas Warga Malang, Bus Trans Jatim Diresmikan

Permudah Mobilitas Warga Malang, Bus Trans Jatim Diresmikan

JAWA TIMUR
Gubernur Khofifah: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,22% YoY, Tertinggi se-Pulau Jawa dan Lampaui Nasional

Gubernur Khofifah: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,22% YoY, Tertinggi se-Pulau Jawa dan Lampaui Nasional

NUSANTARA
Khofifah: Rp 6,2 Triliun di Bank Dana Silpa 2024, Tunggu Audit BPK

Khofifah: Rp 6,2 Triliun di Bank Dana Silpa 2024, Tunggu Audit BPK

JAWA TIMUR
Khofifah Pantau Evakuasi Korban Runtuhnya Musala Ponpes Al-Khoziny

Khofifah Pantau Evakuasi Korban Runtuhnya Musala Ponpes Al-Khoziny

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon