ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BNPT dan Universitas Brawijaya Berkomitmen Cegah Radikalisme

Kamis, 18 Agustus 2022 | 23:20 WIB
DF
CP
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: PAAT
Kepala Boy Rafli Amar (kiri) bersama akademisi Universitas Brawijaya dalam acara penandatanganan kerja sama pencegahan penyebaran paham radikalisme dan intoleransi.
Kepala Boy Rafli Amar (kiri) bersama akademisi Universitas Brawijaya dalam acara penandatanganan kerja sama pencegahan penyebaran paham radikalisme dan intoleransi. (B1/Didik Fibrianto)

Malang,Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur (Jatim). BNPT dan UB berkomitmen melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme di lingkungan kampus.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menyatakan pihaknya sangat konsentrasi program pencegahan terorsime di lingkungan kampus. Ia menyambut baik MoU dengan UB ini, guna melaksanakan mitigasi agar penyebarluasan paham terorisme tidak mudah begitu saja masuk ke kalangan entitas masyarakat, termasuk lingkungan kampus.

"Di lingkungan kampus tentu harus kita selamatkan, karena di UB dididik puluhan ribu warga Indonesia dan warga negara asing yang tentu harus kita proteksi dari sisi pengaruh paham ideologi radikal yang mengarah pada terorisme," kata Boy di gedung Rektorat UB Malang, Kamis (18/8/2022).

Dengan MoU ini, Boy berharap nantinya kualitas hasil didik khususnya dari UB dapat lebih bagus dan menjadi calon pimpinan Indonesia. "Pada akhirnya akan mencapai sasaran dengan generasi yang tidak melupakan nilai luhur bangsa, memiliki semangat nasionalisme, memiliki semangat patriotisme, memiliki semangat bela negara," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Penandatangan nota kesepahaman atau MoU itu dilakukan kepala BNPT dan Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Mochammad Sasmito Djat.

Sasmito mengatakan saat ini UB memiliki 73.000 mahasiswa. Dengan jumlah itu, tidak mungkin bagi kampus untuk mengawasi mahasiswa satu per satu.

"Dengan begitu, upaya pencegahan radikalisme menjadi tanggung jawab bersama. Perlu adanya penguatan wawasan kebangsaan melalui mata kuliah wajib kurikulum sebagai langkah strategis penanggulangan terorisme," kata Sasmito.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Perpres Baru Terbit, Struktur BNPT Kini Makin Kuat!

Perpres Baru Terbit, Struktur BNPT Kini Makin Kuat!

NASIONAL
Waspada! Teroris Incar Anak-Anak Lewat Gim Roblox, 112 Korban Terdeteksi

Waspada! Teroris Incar Anak-Anak Lewat Gim Roblox, 112 Korban Terdeteksi

MULTIMEDIA
Olah Limbah PLTU Jadi Paving Block, BNPT Dongkrak Ekonomi Desa

Olah Limbah PLTU Jadi Paving Block, BNPT Dongkrak Ekonomi Desa

BANTEN
BNPT Siapkan Perpres Pengaturan Level Terorisme

BNPT Siapkan Perpres Pengaturan Level Terorisme

NASIONAL
Waspada Ancaman Teror, BNPT Soroti Anak Terpapar Konten Kekerasan

Waspada Ancaman Teror, BNPT Soroti Anak Terpapar Konten Kekerasan

NASIONAL
BNPT Pantau Ketat Roblox untuk Cegah Radikalisasi Anak

BNPT Pantau Ketat Roblox untuk Cegah Radikalisasi Anak

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon