Toyota Masih No. 1 di Dunia

Rabu, 24 April 2013 | 17:30 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Logo Toyota
Logo Toyota (EPA/ANDREW Gombert)

Tokyo - Toyota mempertahankan status sebagai penjual mobil terbesar di dunia di kuartal pertama tahun ini, meskipun rivalitas dengan dua produsen lain General Motors dan Volkswagen juga makin ketat karena penjualannya di China dan Jepang justru turun.

Dalam laporannya Rabu (24/4), Toyota Motor Corp. mengatakan telah menjual 2,43 juta mobil periode Januari-Maret, melampaui raksasa otomotif Amerika General Motors Co. (2,36 juta unit) dan produsen asal Jerman Volkswagen AG (2,27 juta unit).

Namun demikian, angka penjualan Toyota itu turun 2,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara penjualan GM naik 3,6% dan VW melonjak 5,1%.

Tahun lalu Toyota yang terkenal dengan merk Prius hybrid dan sedan Camry itu merebut kembali mahkota sebagai pemuncak penjualan mobil global dari tangan GM, yang tahun sebelumnya unggul ketika si produsen asal Jepang dihambat bencana tsunami dan gempa bumi.

GM telah menjadi pemuncak industri otomotif global selama tujuh dekade, dan akhirnya kalah oleh Toyota pada 2008.

Di China, pasar otomotif terbesar di dunia, Toyota juga dihambat oleh sentimen anti Jepang sehingga sebagian orang China takut mengemudi mobil buatan Jepang.

Toyota mengatakan situasi perlahan mulai membaik di China namun akan butuh waktu lama untuk kembali mencatat pertumbuhan yang solid di sana.

Di Jepang, subsidi untuk mobil-mobil ramah lingkungan telah dihapus. Insentif semacam ini sebelumnya ikut membantu mendongkrak penjualan model-model hybrid.

Penjualan kuartal I Toyota turun 13% di China dan 15% di Jepang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, Toyota bangkit di Amerika Utara di mana penjualan naik 7%, dan relatif dominan di negara-negara Asia lainnya.

Penurunan di China cukup memukul Toyota karena di sanalah GM dan VW makin kuat posisinya, sementara potensi pertumbuhan pasar otomotif di negara itu juga masih sangat besar. Pasar China juga penting untuk menutup lesunya pasar di Eropa.

Tahun lalu, Toyota menjual total 9,7 juta mobil dan truk sedangkan GM mencatat penjualan 9,29 juta unit dan Volkswagen 9,1 juta unit.
Tentang hal ini, Toyota lagi-lagi merespon dengan kalimat klise.

"Daripada mengejar jumlah, kami berusaha menjual satu per satu mobil, dan menghasilkan mobil yang bagus. Kami tidak fokus menjadi nomor 1," kata juru bicara perusahaan Shino Yamada.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

GM Stop Aktivitas Pabrik Mobil Listrik, 1.300 Buruh Dirumahkan

GM Stop Aktivitas Pabrik Mobil Listrik, 1.300 Buruh Dirumahkan

OTOTEKNO
Tesla dan GM Kompak Hapus Komponen China demi Hindari Tarif Baru

Tesla dan GM Kompak Hapus Komponen China demi Hindari Tarif Baru

OTOTEKNO
Airbag Berbahaya, General Motors Recall Ribuan Mobil

Airbag Berbahaya, General Motors Recall Ribuan Mobil

OTOTEKNO
GM Pecat 200 Karyawan di Tengah Laba Meroket

GM Pecat 200 Karyawan di Tengah Laba Meroket

OTOTEKNO
Pabrik Baterai Hyundai-LG Terancam Tunda Operasi Usai Penggerebekan

Pabrik Baterai Hyundai-LG Terancam Tunda Operasi Usai Penggerebekan

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon