ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Elon Musk Ingin Tanam Komputer di Otak, FDA Izinkan Studi Klinis Neuralink

Jumat, 26 Mei 2023 | 11:38 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Otak manusia
Otak manusia (AFP/Dokumentasi)

Jakarta, Beritasatu.com - Neuralink, perusahaan teknologi yang didirikan bersama oleh Elon Musk, mengumumkan pada Kamis (25/5/2023) bahwa mereka telah menerima persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) AS untuk melakukan studi klinis pertama mereka pada manusia.

Neuralink sedang membangun implan otak yang disebut Link, yang bertujuan untuk membantu pasien dengan kelumpuhan parah mengendalikan teknologi eksternal hanya dengan sinyal saraf. Ini berarti pasien dengan penyakit degeneratif parah seperti ALS pada akhirnya dapat memulihkan kemampuan mereka untuk berkomunikasi dengan menggerakkan kursor dan mengetik dengan pikiran mereka.

"Ini adalah hasil dari kerja luar biasa oleh tim Neuralink dalam kolaborasi yang erat dengan FDA dan merupakan langkah penting yang suatu hari nanti akan memungkinkan teknologi kami membantu banyak orang," tulis perusahaan dalam sebuah cuitan.

ADVERTISEMENT

Rincian tentang uji coba yang disetujui belum diketahui. Neuralink mengatakan dalam cuitan bahwa perekrutan pasien untuk uji klinis mereka belum dibuka.

Neuralink mengembangkan teknologi antarmuka otak-komputer (brain-computer interface atau BCI) yang sedang berkembang. BCI adalah sistem yang menguraikan sinyal otak dan menerjemahkannya menjadi perintah untuk teknologi eksternal. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon