Penggunaan Apple Vision Pro Dikhawatirkan Bakal Merusak Otak, Ini Faktanya
Senin, 12 Februari 2024 | 18:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Perangkat komputer spasial, Apple Vision Pro, dikhawatirkan bakal merusak otak manusia karena memaksimalkan koneksi WiFi dan Bluetooth. Dugaan itu mengemuka karena adanya kekhawatiran tingginya radiasi yang muncul saat koneksi WiFi dan Bluetooth terpasang sepanjang hari saat Apple Vision Pro digunakan.
Dikhawatirkan, koneksi WiFi dan Bluetooth yang ada di Apple Vision Pro itu memunculkan radiasi yang sangat berbahaya bagi pengguna. Apalagi Apple Vision Pro digunakan langsung di kepala yang terlalu dekat dengan otak.
Apple Insider, Senin (12/2/2024) menyebutkan kekhawatiran tersebut sebenarnya tidak berdasar. Apple Vision Pro justru sama sekali tidak membahayakan otak penggunanya.
Menurut mereka harus dipahami bentuk-bentuk radiasi yang ada saat ini. Radiasi yang dihasilkan perangkat elektronik seperti Apple Vision Pro bukanlah radiasi pengion yang bisa mengionisasi atom-atom atau materi yang dilalui.
Apple Vision Pro menghasilkan radiasi dari frekuensi radio. Jadi radiasi yang dihasilkan tidak akan berbahaya buat penggunanya. Apalagi sampai merusak otak.
"Apple Vision Pro tidak bersifat radioaktif, dan tidak ada apa pun di dalamnya yang secara radiologis membuat kerusakan," jelas Apple Insider.
Selan itu frekuensi radio yang digunakan oleh Apple Vision Pro mentransmisikan tenaga yang sangat kecil untuk mengoneksi perangkat tersebut dengan Bluetooth atau WiFi. Selain itu posisi kedua sistem konektivitas itu diposisikan cukup jauh agar tidak bersentuhan langsung dengan tubuh manusia seperti di bagian kepala.
Kondisi itu berbeda dengan ponsel banyak dipasarkan saat ini. Antena ponsel biasanya diletakkan di bagian ujung ponsel sehingga bisa sangat mudah berdekatan dengan bagian tubuh manusia.
Faktanya lagi, transmisi WiFi dan Bluetooth berbeda dengan jaringan frekuensi yang digunakan ponsel. Jadi tidak perlu khawatir jika pemilik Apple Vision Pro memasang perangkat tersebut di kepala mereka setiap saat.
"Anda mempunyai risiko lebih besar jika melakukan rontgen gigi tiga kali dalam setahun, atau terbang secara komersial," pungkas Apple Insider.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




