Elon Musk Gugat Pendiri ChatGPT, Dinilai Melenceng dari Tujuan Awal
Selasa, 6 Agustus 2024 | 10:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Elon Musk mengajukan gugatan hukum terhadap OpenAI serta dua pendirinya, Sam Altman dan Greg Brockman, pada Senin (5/8/2024).
Musk menuding pembuat ChatGPT tersebut mengkhianati misi awalnya yang bertujuan untuk kepentingan publik dan bukan mencari keuntungan. Gugatan tersebut diajukan di pengadilan federal California Utara.
Musk adalah salah satu investor awal OpenAI saat perusahaan itu didirikan pada 2015 dan menjadi salah satu anggota dewan direksi bersama Altman.
BACA JUGA
Elon Musk Sebut The Fed Bodoh
Dilansir dari AP, dalam gugatan tersebut, Musk menyatakan telah menginvestasikan puluhan juta dolar dan merekrut ilmuwan riset AI terkemuka untuk OpenAI. Musk mundur dari dewan direksi pada awal 2018. Menurut OpenAI pada saat itu, mundurnya Musk untuk menghindari konflik kepentingan karena Musk sedang merekrut talenta AI untuk teknologi self driving di Tesla.
Musk sebelumnya telah menarik gugatan terhadap OpenAI pada Juni 2024 tanpa memberikan penjelasan. Dalam gugatan barunya, Musk menuding dirinya dan OpenAI telah dikhianati oleh Altman dan rekan-rekannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




