ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Toyota, Suzuki dan Daihatsu Janji Tak Naikkan Harga Mobil di RI

Sabtu, 12 Juli 2025 | 15:38 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Pabrik mobil paling banyak impor
Pabrik mobil paling banyak impor (AP Photo)

Jakarta, Beritasatu.com - Tiga produsen otomotif asal Jepang yakni Toyota, Suzuki dan Daihatsu berjanji tidak menaikkan harga jual kendaraan produksinya. Selain itu mefeka juga berjanji tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan telah menyampaikan keprihatinan atas potensi gejolak di sektor otomotif nasional jika terjadi lonjakan harga kendaraan atau pengurangan tenaga kerja.

“Maka itu, saya secara khusus meminta agar tidak ada kenaikan harga mobil dan tidak ada PHK di Indonesia. Ini penting demi menjaga daya beli masyarakat dan menjaga lapangan kerja di sektor otomotif, yang merupakan salah satu penopang industri nasional,” ujar Menperin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/7/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut dia, permintaan tersebut disambut positif oleh para petinggi Toyota, Suzuki dan Daihatsu. Mereka pun menyatakan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil dan mempertahankan tenaga kerja di tengah berbagai tantangan global. “Ini adalah langkah konkret dalam mendukung stabilitas industri otomotif di Indonesia,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, ia mengatakan juga membahas pentingnya menjaga pasar otomotif domestik agar tetap atraktif dan kompetitif. Pemerintah Indonesia sendiri sedang mengupayakan berbagai langkah deregulasi dan insentif fiskal untuk mendorong iklim investasi di sektor otomotif ini.

Menperin menekankan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah dan prinsipal otomotif menjadi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan industri dan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia. Dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja, industri otomotif menjadi sektor strategis yang harus dijaga bersama.

“Pasar otomotif Indonesia sangat potensial. Jangan sampai kehilangan momentum hanya karena kenaikan harga atau pengurangan tenaga kerja yang bisa memicu efek domino,” ujar dia. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Daihatsu Copen Tamat pada 2026, LBWK Beri Kado Perpisahan Brutal

Daihatsu Copen Tamat pada 2026, LBWK Beri Kado Perpisahan Brutal

OTOTEKNO
Rocky e-Smart Hybrid Mejeng di BTV Semesta Berpesta Bali

Rocky e-Smart Hybrid Mejeng di BTV Semesta Berpesta Bali

EKONOMI
BYD dan Jaecoo Tembus 10 Besar Penjualan Mobil Nasional 2026

BYD dan Jaecoo Tembus 10 Besar Penjualan Mobil Nasional 2026

OTOTEKNO
Bedah Modifikasi Daihatsu Ayla yang Jadi Giveaway IMX 2025

Bedah Modifikasi Daihatsu Ayla yang Jadi Giveaway IMX 2025

OTOTEKNO
Daihatsu Kumpul Sahabat Cetak Rekor di Palembang, UMKM Semringah

Daihatsu Kumpul Sahabat Cetak Rekor di Palembang, UMKM Semringah

OTOTEKNO
Daihatsu Bidik Konsumen Baru yang Tinggal di Pinggir Kota, Ada Apa?

Daihatsu Bidik Konsumen Baru yang Tinggal di Pinggir Kota, Ada Apa?

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon