Timnas Indonesia Jangan Pernah Remehkan Bahrain
Selasa, 25 Maret 2025 | 13:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ketiga grup C pada Selasa (25/3/2025).
Pasukan Garuda tentu menargetkan kemenangan dalam pertandingan di Stadion Utama Bung Karno (SUGBK) ini. Namun, para pemain asuhan Patrick Kluivert ini harus ingat betul bahwa Bahrain bukanlah tim yang bisa dianggap enteng.
Timnas Indonesia tentu punya dendam membara setelah kemenangan mereka pada pertemuan pertama di kandang Bahrain berakhir imbang 2-2. Bahrain seolah diuntungkan oleh kepemimpinan wasit Ahmed Al-Kaf dari Oman.
Saat Timnas Indonesia tengah memimpin 2-1, wasit asal Oman itu menambah waktu tambahan melewati batas yang telah ditetapkan.
Saat itu, Bahrain unggul terlebih dahulu berkat gol yang dicetak Mohamed Marhoon pada menit ke-17. Indonesia kemudian berbalik unggul 2-1 berkat gol Ragnar Oratmangoen pada pengujung babak pertama dan Rafael Struick (74). Bahrain kemudian menyamakan kedudukan melalui Marhoon yang mencetak gol kedua,
Kubu Indonesia menganggap kemenangan mereka dirampok karena gol Bahrain terjadi saat injury time memasuki menit kesembilan. Padahal wasit keempat sudah menunjukkan bahwa waktu tambahan hanya enam menit.
Wasit Ahmed Al-Kaf dari Oman kemudian menjadi bulan-bulanan netizen Indonesia karena dianggap merugikan pasukan Garuda. Tak heran kalau pertandingan Timnas Indonesia menjamu Bahrain sangat diminati pendukung tuan rumah. Hanya kurang dari 12 jam sejak penjualan tiket ini dibuka secara online, semuanya langsung ludes terjual.
Hasil 2-2 dalam pertandingan pertama di kandang Bahrain, seolah menjadi bahan bakar dengan oktan tinggi bagi Timnas Indonesia untuk “membalas kecurangan” lawan. Namun, “dendam” ini tak boleh membuat pasukan Garuda kehilangan ketenangannya.
Timnas Indonesia bisa belajar dari laga melawan Australia yang bermain lebih tenang dan mengandalkan serangan balik. Timnas Indonesia memang unggul dalam penguasaan bola. Namun, Australia justru mengambil banyak keuntungan menghadapi permainan Indonesia yang penuh nafsu dan terkesan grasa-grusu.
Setelah penalti Kevin Diks gagal membawa Indonesia unggul, Australia kemudian bangkit dan melesakkan lima gol. Indonesia hanya mampu membalas lewat gol yang dilesakkan Ole Romeny. Alhasil, Timnas Indonesia dihancurkan dengan skor sangat telak 1-5.
Debut pelatih anyar Patrick Kluivert menangani Timnas Indonesia pun berakhir dengan kekalahan. Beberapa suara meneriakkan agar pelatih yang pernah menangani timnas Curacao ini mundur. Tak sedikit yang menggaungkan agar pelatih sebelumnya Shin Tae-yong kembali menangani Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia memang berada di posisi yang lebih tinggi dibanding Bahrain di klasemen grup C. Namun, pasukan Patrick Kluivert sama sekali tak boleh meremehkan mereka.
Bahrain memulai kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga grup C ini dengan performa mengejutkan. Mereka berhasil menundukkan tuan rumah yang juga tim langganan Piala Dunia Australia dengan skor 1-0 di Robina Stadium, Gold Cost.
Bahrain memang dipermalukan Jepang 0-5 saat menjadi tuan rumah untuk tim asuhan Hajime Moriyasu. Namun, mereka kemudian berhasil menahan imbang tim tamu Indonesia 2-2 lewat kemenangan kontroversial yang dicetak pada pengujung pertandingan saat waktu tambahan melebihi batas yang telah ditetapkan wasit.
Tim asuhan Dragan Tajalic ini juga berhasil menahan imbang tanpa gol tuan rumah Saudi Arabia. Setelah kalah 0-1 di kandang Cina, Bahrain kemudian sukses menahan imbang Australia 2-2.
Mereka memang menyerah 0-2 di kandang Jepang. Namun, tim Samurai Biru menang setelah tampil habis-habisan. Bahrain berhasil menahan imbang tuan rumah pada babak pertama. Dua gol Jepang baru tercipta pada menit ke-66 dan 87.
Semua fakta ini menunjukkan Bahrain bukanlah tim yang mudah ditaklukkan. Timnas Indonesia harus tampil hati-hati dan penuh perhitungan. Partai ini sangat penting bagi Timnas Indonesia dan Bahrain tim karena hanya tim yang menang bakal memiliki peluang lebih baik untuk lolos ke putaran selanjutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




