ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Selangkah Lagi Sabet Emas, Ini Komentar Apriyani/Fadia

Sabtu, 21 Mei 2022 | 19:40 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (PBSI)

Bac Giang, Beritasatu.com - Pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Apriyani/Fadia) mengunci satu tempat di babak final nomor perorangan cabang bulutangkis SEA Games 2021 dengan mulus. Debutan ini mengalahkan pasangan Singapura Insyirah Khan/Zhi Rui Bernice Lim dengan skor 21-10, 21-7 dalam laga berdurasi 31 menit di babak semi final.

Apriyani/Fadia mengungkapkan perasaannya yang tidak menyangka bisa melaju hingga ke final.

"Tidak menyangka bisa sampai di final karena tujuan awal kita ke sini adalah mencari bagaimana pola permainan yang cocok dan pas untuk kita, saya dan Fadia. Pelatih pun tidak menargetkan apapun," kata Apriyani usai pertandingan di Bac Giang Gymnasium, Sabtu (21/5/2022).

"Tapi sekarang sudah di final, sudah tanggung, sekarang kita mau juara. Mau medali emas," seperti dikutip PBSI.

ADVERTISEMENT

Di babak final, Apriyani/Fadia sudah ditunggu unggulan kedua asal Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard.

Baca Juga: Indonesia Loloskan 3 Wakil ke Final Bulutangkis SEA Games

"Untuk besok, kemarin kan sudah lihat bagaimana mereka lawan Ribka/Febby. Nanti malam juga mau mempelajari permainan mereka dengan nonton video pertandingannya," ucap Fadia. "Harus lebih siap lagi, siap capek dan pikirannya dibuat enak lagi," tutupnya.

Selain Apriyani/Fadia, Indonesia juga meloloskan dua ganda putra ke babak final. Dengan ini, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sudah memastikan satu medali emas untuk Merah-Putih.

Namun langkah ketiga wakil Indonesia ke final bulutangkis SEA Games tidak dapat diikuti empat wakil lainnya. Dua wakil di tunggal putri yakni Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani terhenti di semifinal. Gregoria tak sangguh melewati adangan Phittayaporn Chaiwan dari Thailand.

Gregoria yang kini berusia 22 tahun menyerah dengan dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 15-21. Pemain berperingkat 30 dunia itu tumbang setelah berjuang 35 menit.

Baca Juga: SEA Games: Menembak Tambah Dua Medali Emas dan Dua Perak

Sementara Putri KW tersingkir dan gagal melaju ke final bulutangkis SEA Games setelah dikalahkan wakil Thailand Pornpawee Chochuwong. Tunggal putri peringkat ke-51 dunia itu kalah straight game yang berakhir 16-21, 9-21 dan gagal membalas kekalahannya saat final nomor beregu putri SEA Games, Kamis. Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga kalinya yang dialami Putri KW dalam tiga pertemuannya dengan Pornpawee.

Kekalahan juga dialami ganda campuran Rinov Rivaldi/Pitha Haningtyas Mentari. Riovov/Pitha yang sebenarnya merupakan unggulan pertama menyerah kepada Chen Tang Jie/Peck Yen Wei dari Malaysia. Wakil Indonesia itu kalah kepada unggulan keempat tersebut dengan 22-20, 13-21, 18-21 dalam waktu 1 jam 3 menit.

Satu wakil Indonesia lainnya di semifinal, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandoso juga gagal meraih tiket final. Adnan/Mychelle yang merupakan unggulan keempat menyerah kepada ganda Malaysia, Hoo Pang Ron/Cheah Yee See.

Langkah Adnan/Mychelle terhenti setelah menyerah 21-18, 16-21, 17-21. Mereka tumbang setelah berjuang 1 jam 5 menit.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon