ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Gunungsitoli Rasakan Getaran Gempa Aceh

Selasa, 3 Maret 2026 | 14:39 WIB
KH
S
Penulis: Kariadil Harefa | Editor: JTO
Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi (Freepik.com/Freepik)

Gunungsitoli, Beritasatu.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, Selasa (3/3/2026) pukul 11.56 WIB, turut dirasakan hingga perairan Kepulauan Nias, khususnya Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Warga mengaku merasakan getaran cukup kuat, meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisis BMKG, episentrum gempa berada pada koordinat 1,93 lintang utara dan 96,48 bujur timur. Pusat gempa terletak di laut sekitar 61 kilometer tenggara Sinabang, Aceh, dengan kedalaman 13 kilometer.

Sejumlah warga Gunungsitoli mengaku terkejut saat merasakan getaran. Nia Mendrofa, pengelola Kantin Haga di Jalan Karet, Kelurahan Ilir, mengatakan gempa terasa saat ia menyiapkan pesanan makan siang.

ADVERTISEMENT

“Tadi lagi masak untuk pesanan makanan siang, ada getaran seperti hentakan dan lampu gantung goyang. Rasanya seperti truk lewat, tetapi lebih kuat,” ujar Nia.

Hal serupa disampaikan Eka Laoli. Ia mengaku bersama rekan kerjanya sempat terperanjat saat getaran terasa di kantor.

“Getarannya lumayan, kami sempat kaget,” kata Eka.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungsitoli Adiman Perwira Harefa mengatakan pihaknya bersama sejumlah pemangku kepentingan telah melakukan koordinasi cepat sebagai langkah antisipasi jika terjadi gempa susulan.

Meski BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami, Adiman mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami terus memantau perkembangan dan meminta warga, terutama yang bermukim di sepanjang pantai, tetap siaga jika terjadi gempa susulan lebih kuat. Dari koordinasi dengan BMKG Gunungsitoli, tercatat dua kali gempa susulan dan tidak berpotensi tsunami, tetapi kami tetap imbau waspada,” ujar Adiman.

BPBD Gunungsitoli terus menyampaikan perkembangan informasi hingga tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan melalui forum komunikasi terpadu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT