Curah Hujan Tinggi, Tebing di Perbatasan Klungkung-Gianyar Longsor dan Tutup Akses Jalan
Minggu, 12 Januari 2025 | 16:31 WIB
Klungkung, Beritasatu.com - Tebing setinggi 50 meter longsor dan memutuskan akses antara Kabupaten Klungkung dan Gianyar, Bali, tepatnya di Desa Tusan dan Tulikup, pada Minggu (12/1/2025).
Longsor tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi yang turun selama dua hari berturut-turut sejak Sabtu (11/1/2025). Material tanah dan pohon yang longsor menutupi jalan yang menghubungkan Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, dengan Gianyar, Bali.
Kapolsek Banjarangkan, Klungkung AKP I Made Sutika menyampaikan, pihaknya bersama stakeholder terkait telah berupaya membersihkan material longsor yang menutup jalan di Desa Tusan.
"Kami bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah berhasil membersihkan pohon tumbang dan melakukan penyemprotan jalan akibat banyaknya lumpur," ujar AKP Sutika saat ditemui di perbatasan Klungkung-Gianyar yang longsor kepada Beritasatu.com.
Pembersihan sisa longsoran tanah ini dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan pengguna jalan, dan dalam waktu 3,5 jam, tepatnya pada pukul 14.00 Wita, akses jalan yang menghubungkan kedua kabupaten tersebut akhirnya dapat dilalui kembali oleh kendaraan.
Meski perbatasan Klungkung-Gianyar longsor tidak menimbulkan korban jiwa, pihak berwenang tetap mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas maupun berkendara, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




