ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wali Kota Tangerang Janji Kawal Kasus Pencabulan Anak di Panti Asuhan Kunciran

Jumat, 4 Oktober 2024 | 12:52 WIB
W
SL
Penulis: Wahroni | Editor: LES
Bangunan Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'nur Kunciran Indah, Kota Tangerang.
Bangunan Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'nur Kunciran Indah, Kota Tangerang. (Beritasatu/Wahroni)

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memindahkan 12 anak penghuni panti asuhan ke rumah perlindungan sosial (RPS) milik Dinas Sosial Kota Tangerang. Hal ini dilakukan menyusul adanya dugaan pencabulan anak asuh di Yayasan Panti Asuhan Darussalam An’nur di Kunciran Indah, Kecamatan Pinang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin mengaku sangat menyesali terjadinya tindakan pencabulan tersebut. “Pemkot Tangerang akan memastikan setiap korban mendapatkan pendampingan yang memadai, dan kami akan mengawal proses hukum agar berjalan sesuai aturan yang berlaku," kata Nurdin, Jumat (4/10/2024).

Nurdin menegaskan, selain mengawal kasus ini, Pemkot Tangerang menyiapkan pendampingan psikologis bagi korban melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). 

ADVERTISEMENT

"Pendampingan ini diharapkan dapat membantu korban dan keluarganya dalam proses pemulihan. Kami akan berupaya maksimal untuk mendukung pemulihan psikologis korban serta memastikan keamanan dan kenyamanan santri lainnya di panti asuhan," bebernya.

Nurdin juga menginstruksikan peningkatan sosialisasi terkait perlindungan anak di panti asuhan dan lingkungan pendidikan lainnya, termasuk pondok pesantren. Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan yang lebih ketat dan edukasi mengenai hak-hak anak guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

"Kami berharap masyarakat semakin berani melaporkan segala bentuk kekerasan agar bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DP3AP2KB Tihar menegaskan pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap korban dugaan pelecehan, mulai dengan menyediakan psikolog dan juga tim kesehatan.

"Jadi kemarin kita sudah lakukan evakuasi terhadap 12 anak. Sejak kami menerima laporan dari masyarakat kami sudah menyediakan pendampingan secara intens. Kami juga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menjalankan tugasnya, yang mana sampai saat ini kami dapat info sudah dua orang yang diamankan," tandasnya.

Diketahui, Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'nur di wilayah Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, dikepung ratusan warga, pada Kamis (3/10/2024) malam.

Ratusan warga merasa geram atas dugaan praktik penyimpangan seksual yang dilakukan oleh pemilik yayasan panti asuhan berinisial S. Pelapor saksi, Dean Desvi mengatakan ada tiga terduga pelaku penyimpangan seksual di panti asuhan tersebut. Salah satu di antara mereka adalah sebagai pimpinan panti asuhan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon