ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

10 Fakta Terkini Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak yang Menewaskan Warga Aceh

Jumat, 3 Januari 2025 | 10:58 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Kapolresta Tangerang Kombes Baktiar Joko Mujiono saat melakukan pengecekan TKP kasus penembakan dua warga asal Aceh di rest area KM45 Tol Tangerang-Merak, Kamis (2/1/2025).
Kapolresta Tangerang Kombes Baktiar Joko Mujiono saat melakukan pengecekan TKP kasus penembakan dua warga asal Aceh di rest area KM45 Tol Tangerang-Merak, Kamis (2/1/2025). (Antara/Polresta Tangerang)

Jakarta, Beritasatu.com – Penembakan di rest area kilometer 45 Tol Tangerang-Merak, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/1/2025) sekitar pukul 04.30 WIB, menewaskan seorang warga Aceh bernama Ilyas Abdul Rahman (48).

Selain Ilyas, korban lain dari penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak adalah Ramli Abu Bakar (60) juga warga Aceh. Kondisinya masih kritis. 

Keduanya diduga ditembak oleh komplotan penggelapan mobil rental. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan belum berhasil menangkap pelaku yang diduga berjumlah empat orang.

Berikut fakta-fakta penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak:

ADVERTISEMENT

Ditembak dari Jarak Dekat
Ilyas dan Ramli ditembak oleh pelaku dengan senjata api jenis pistol dari jarak dekat. Ilyas terkena peluru di dada dan lengan kiri sehingga mengembuskan napas terakhir. Sedangkan Ramli tertembak di punggung kanan tembus tangan kiri.

Ramli masih dirawat di RSCM, Jakarta Pusat dan sudah selesai dioperasi tahap pertama, Kamis (2/1/2025) malam. Namun, ia harus menjalani operasi lanjutan. Dokter masih menunggu kondisinya stabil dahulu.

Korban Bos Rental Mobil
Ilyas, korban tewas dalam penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak merupakan pemilik usaha rental mobil “Makmur Jaya Rental” di Tangerang. 

Pelaku diduga penyewa mobil Honda Brio milik korban kemudian tidak mau mengembalikan lagi. Bahkan pelaku mencopot GPS di mobil itu agar tidak terlacak.

Ilyas dan Ramli sama-sama berasal dari Aceh yang merantau ke Jakarta untuk cari rezeki. Ilyas sudah menetap di Rejeg, Kabupaten Tangerang. Sedangkan Ramli tinggal di Cikokol, Kota Tangerang.

Kronologi Penembakan
Penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak bermula saat Ilyas, Ramli dan teman kerjanya mencari mobil Brio milik Ilyas yang dibawa kabur pelaku. Pencarian dilakukan sampai ke Cinangka, Anyer, Banten dan sempat mengejar pelaku.

Kemudian, menjelang subuh, mereka melihat mobil Brio itu berada di parkiran rest area kilometer 45 Tol Tangerang-Merak. Ilyas lalu menghampiri para pelaku yang berada di dalam mobil Brio dan mobil Daihatsu Sigra warna hitam.

Pelaku dalam mobil Sigra kemudian mengeluarkan pistol, melepaskan tembakan ke arah Ilyas dan Ramli.

Pelaku Mengaku TNI
Pelaku sempat menodongkan pistol ke korban sambil mengaku dirinya anggota TNI. Hal itu diungkapkan oleh Agam Nasruddin, anak kandung Ilyas yang saat kejadian juga berada di lokasi menemani ayahnya.

“Saya dari TNI AU, awas enggak lo,” kata Agam meniru ucapan pelaku yang berada di mobil Sigra.

Pelaku Kabur 
Setelah menembak kedua korban, pelaku langsung tancap gas melarikan diri dengan mobil Brio dan Sigra. Kemudian mobil Brio ditinggalkan di jalan tol, dan pelaku lanjut kabur dengan mobil lain diduga ke arah Jakarta. 

Sempat Minta Bantuan Polisi
Menurut informasi, Ilyas sempat meminta bantuan pendampingan ke Polsek Cinangka ketika mengejar pelaku penggelapan mobilnya di daerah Cinangka, Anyer. Pasalnya, pelaku mengacungkan senjata ke arah Ilyas dan kawan-kawan. Namun, pihak Polsek menolak memberi pendampingan.

Hasil Olah TKP
Tim Satreskrim Polresta Tangerang sudah mengolah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak, Kamis (2/1/2025). Polisi menemukan lima selongsong peluru.

"Dari hasil olah TKP, kami menemukan barang bukti berupa lima selongsong peluru 9 mm merek Luger dan satu unit mobil Brio warna oranye,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Baktiar Joko Mujiono kepada wartawan.

Dalami Motif
Kapolresta Tangerang mengatakan timnya sedang menyelidiki kasus penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak, mendata saksi-saksi untuk dimintai keterangan, serta mengumpulkan bukti-bukti. Motifnya juga masih didalami.

“Motifnya masih kita telusuri, dan kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon