SPMB 2025,Wakil Wali Kota Tangsel: Tidak Ada Siswa Titipan!
Selasa, 3 Juni 2025 | 22:41 WIB
Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mengingatkan seluruh jajaran Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kota Tangsel untuk melaksanakan seleksi penerimaan siswa baru (SPMB) 2025 sesuai aturan.
Pilar Saga Ichsan menegaskan tidak boleh ada praktik titip menitip calon siswa pada SPMB 2025 jenjang SD dan SMP Negeri tersebut. Pemkot Tangsel tak segan memberikan sanksi tegas berupa pencopotan jabatan.
"Ada jalur prestasi, domisili, dan afirmasi. Orang tua siswa jangan khawatir. Jika ada pungutan bisa kena sanksi hingga pencopotan jabatan. Apalagi saat ini sudah ada Satgas Saber Pungli. Hati-hati, siapa pun jangan sampai terkena masalah hukum," ucapnya, saat mengecek kesiapan server dan situs web SPMB Online Kota Tangsel, Selasa (3/6/2025).
Pilar juga memastikan server dan aplikasi untuk pendaftaran calon siswa secara online tersebut sudah siap digunakan dan semua data disimpan pada server yang berkapasitas besar.
Nantinya, di tahap pertama dilakukan pra SPMB dengan menginput data awal siswa oleh setiap sekolah terutama data siswa SDN yang akan proyeksi masuk SMPN.
"Kemudian sesuai tahapan yang sudah diinformasikan di website SPMB, orang tua siswa bisa mendaftar sesuai sekolah yang dituju," jelasny.
Menurut Pilar, untuk daya tampung siswa SDN masih cukup. Namun, untuk SMPN akan terjadi seleksi ketat. Namun, dipastikan semua siswa SMP di Tangsel bisa menikmati pendidikan gratis.
Kendati begitu, bagi siswa yang tidak tertampung di SMPN, bisa masuk sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemkot Tangsel dalam pelayanan pendidikan gratis.
"Program pendidikan gratis di Tangsel tidak ada kendala. Program kami sudah berjalan empat tahun, ada sekitar 5.000 siswa sudah menikmati program ini di sekolah swasta," kata dia.
Sementara, Kepala Diskominfo Tangsel Tb Asep Nurdin menyatakan, keamanan data di Diskominfo Tangsel telah memiliki standar ISO 27.001. Merupakan standar dalam menggambarkan jaminan sistem manajemen keamanan informasi dengan berbagai aspek, misalnya manajemen risiko, audit, tata kelola, keamanan siber dan sebagainya.
"Kita sudah melakukan sosialisasi juga ke seluruh operator sekolah yang melaksanakan SPMB secara online. Lalu, situs web SPMB juga sudah versi 5 sebagai bentuk pengembangan yang terus menerus di setiap tahunnya demi memudahkan masyarakat,” tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




