ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pungli di Simpang Ciawi Lebak Dikeluhkan Wisatawan Menuju Sawarna

Senin, 9 Juni 2025 | 10:48 WIB
B
BW
Penulis: Budiman | Editor: BW
Wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan wisata Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan aksi pungli yang dilakukan oknum masyarakat di pertigaan Simpang Ciawi, Kecamatan Cilograng, Senin 8 Juni 2025.
Wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan wisata Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan aksi pungli yang dilakukan oknum masyarakat di pertigaan Simpang Ciawi, Kecamatan Cilograng, Senin 8 Juni 2025. (Beritasatu.com/Budiman)

Lebak, Beritasatu.com – Sejumlah wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan wisata Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan adanya aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum masyarakat di pertigaan Simpang Ciawi, Kecamatan Cilograng, Senin (9/6/2025).

Para pengendara yang melintas di jalur menuju Sawarna mengaku diberhentikan dan diminta uang sebesar Rp 5.000 oleh sejumlah orang. Aksi pungli ini menjadi viral seusai salah satu pengunjung merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial.

Berdasarkan informasi yang diterima Beritasatu.com, praktik pungli ini sudah terjadi cukup lama, terutama pada akhir pekan dan momen libur panjang seperti Lebaran. Wisatawan dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat dan Jabodetabek, kerap mengalami pemalakan saat melintasi jalur Pelabuhan Ratu melalui Simpang Ciawi.

ADVERTISEMENT

Budi (32), wisatawan asal Bogor, mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. "Saya sudah beberapa kali ke Sawarna, tetapi setiap melintas simpangan itu, pasti harus keluar uang Rp 5.000. Padahal ini merusak citra pariwisata daerah," ujarnya kepada Beritasatu.com.

Ia menambahkan, pungli tersebut juga dialami oleh banyak pengunjung lainnya. "Bukan saya saja yang kena, pengunjung lain juga banyak yang mengeluhkan hal serupa," lanjutnya.

Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komara Sukma, menyesalkan adanya aksi pungli di jalan raya tersebut.

Menurutnya, keberadaan oknum tersebut sangat meresahkan dan bisa menurunkan minat kunjungan wisatawan ke kawasan Sawarna.

"Saya berharap kapolres Lebak bisa bertindak tegas. Sekarang sedang digencarkan pemberantasan preman dan pelaku pungli, ini seharusnya menjadi perhatian," tegas Erwin.

Ia menambahkan, maraknya aksi pungli ini dapat merusak reputasi destinasi wisata dan berdampak negatif terhadap ekonomi lokal. "Banyak wisatawan mengeluh karena dipalak. Kalau ini terus dibiarkan, pengunjung bisa enggan datang ke Sawarna," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon