Satpam Pabrik Serang Hajar Jurnalis, PWI Serukan Berantas Premanisme
Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:36 WIB
Lebak, Beritasatu.com - Dunia jurnalistik di Banten kembali tercoreng. Sejumlah wartawan yang sedang meliput justru menjadi korban pengeroyokan brutal oleh oknum keamanan PT Genesis Regeneration Smelting, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (21/8/2025).
Insiden berdarah ini memicu kecaman keras, salah satunya datang dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lebak.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Lebak Nurabidin Ubaidillah menyebut aksi kekerasan itu sebagai bentuk premanisme yang harus diberantas. “Ini tindakan brutal, kejam, dan mencederai demokrasi. Wartawan dilindungi undang-undang. Para pelaku harus ditangkap dan diproses hukum tanpa kompromi,” tegasnya.
Menurut Nurabidin, serangan terhadap wartawan bukan hanya tindak pidana, tetapi juga serangan terhadap kebebasan pers sebagai pilar demokrasi. Ia mendesak Polres Serang dan Polda Banten segera bertindak menuntaskan kasus ini.
Peristiwa terjadi saat wartawan menghadiri undangan resmi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk meliput penyegelan pabrik di Desa Cemplang, Jawilan. Namun, pihak keamanan menghadang mereka. Situasi memanas hingga berujung pada aksi pengeroyokan di depan staf KLH yang turut hadir.
Rifky, salah satu jurnalis korban, mengalami luka parah akibat dipukuli. “Badan saya sakit semua, bonyok digebukin ramai-ramai. Saya enggak bisa melawan,” ujarnya lirih sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Hingga kini, beberapa wartawan masih menjalani perawatan medis. Sementara itu, desakan agar aparat penegak hukum segera menangkap dan menghukum para pelaku semakin menguat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




