ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dana Daerah Dipotong Rp 620 M, Pemkab Tangerang Pangkas Seremonial!

Rabu, 15 Oktober 2025 | 14:35 WIB
WK
DM
Penulis: Wawan Kurniawan | Editor: DM
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengatakan penyesuaian dilakukan dengan mengevaluasi Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026, memangkas kegiatan seremonial, serta menggandeng pihak ketiga, seperti pengembang, pelaku industri, dan dunia usaha.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengatakan penyesuaian dilakukan dengan mengevaluasi Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026, memangkas kegiatan seremonial, serta menggandeng pihak ketiga, seperti pengembang, pelaku industri, dan dunia usaha. (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan tiga langkah strategis untuk menyesuaikan kebijakan pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat yang mencapai Rp 620 miliar.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengatakan penyesuaian dilakukan dengan mengevaluasi Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026, memangkas kegiatan seremonial, serta menggandeng pihak ketiga, seperti pengembang, pelaku industri, dan dunia usaha.

“Iya memang ada pemangkasan dana transfer daerah yang mencapai kurang lebih Rp 620 miliar. Tentunya dampaknya ada,” ujarnya, Rabu (15/10/2025).

ADVERTISEMENT

Maesyal menjelaskan, revisi KUA-PPAS akan dilakukan bersama DPRD Kabupaten Tangerang guna menyesuaikan struktur anggaran dengan kondisi keuangan terkini. Selain itu, Pemkab Tangerang berencana menggandeng pihak ketiga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) agar kegiatan sosial tetap berjalan meski anggaran terbatas.

“Kita ajak musyawarah pihak ketiga, pengembang, pelaku industri, dan pengusaha, agar mereka berkontribusi lewat program CSR, seperti bedah rumah, perbaikan sekolah, dan bantuan kesehatan,” jelasnya.

Bupati yang juga politisi Partai Gerindra itu menambahkan, sejumlah kegiatan administratif dan seremonial, seperti sosialisasi nonprioritas, perjalanan dinas, serta bimbingan teknis (bimtek) yang tidak berdampak langsung pada masyarakat akan dipangkas. “Kegiatan yang tidak dirasakan langsung manfaatnya akan dihilangkan. Kita harus efisien,” tegas Maesyal.

Meski ada pemangkasan anggaran, Pemkab Tangerang memastikan alokasi dana untuk sektor-sektor prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan penanggulangan bencana tetap dipertahankan. “Kita fokus pada program yang benar-benar menyentuh masyarakat,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemkab Tangerang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

BANTEN
Harga BBM Naik, Pemkab Tangerang Pangkas Volume Proyek Infrastruktur

Harga BBM Naik, Pemkab Tangerang Pangkas Volume Proyek Infrastruktur

BANTEN
Sekcam Mauk Main PS Saat Kerja, Pemkab Tangerang Bakal Rutin Sidak ASN

Sekcam Mauk Main PS Saat Kerja, Pemkab Tangerang Bakal Rutin Sidak ASN

BANTEN
Main PS Saat Jam Kerja, Sekcam Mauk Kena Sanksi Pemkab Tangerang

Main PS Saat Jam Kerja, Sekcam Mauk Kena Sanksi Pemkab Tangerang

BANTEN
Pemkab Tangerang Targetkan Penataan 25 Desa di Kawasan Pesisir

Pemkab Tangerang Targetkan Penataan 25 Desa di Kawasan Pesisir

BANTEN
Pemkab Tangerang Segera Bangun 3 Macam Giant Sea Wall

Pemkab Tangerang Segera Bangun 3 Macam Giant Sea Wall

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon