Banjir Terjang 4 Kecamatan di Cilegon, Ribuan Warga Terdampak
Minggu, 8 Maret 2026 | 14:44 WIB
Cilegon, Beritasatu.com – Banjir melanda empat kecamatan di Kota Cilegon, Banten, dan berdampak pada ribuan warga serta merendam ratusan rumah, Minggu (8/3/2026), akibat hujan deras hingga meluapnya sungai.
Kecamatan Cibeber menjadi salah satu wilayah yang terdampak. Banjir merendam permukiman warga di Perumahan PCI Blok D, Kelurahan Cibeber. Tercatat sebanyak 35 kepala keluarga (KK) atau sekitar 70 jiwa terdampak banjir.
Genangan air masuk ke rumah warga hingga merusak sejumlah peralatan elektronik. Aliran listrik di kawasan tersebut sempat terputus dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Curah hujan tinggi diduga memicu banjir di wilayah tersebut. Keberadaan bangunan liar di bantaran kali serta rendahnya kesadaran warga yang masih membuang sampah sembarangan juga memperparah kondisi.
Dampak banjir paling besar terjadi di Kecamatan Purwakarta, khususnya di Kelurahan Kebondalem dan kawasan Perumahan Metro Cilegon. Data sementara mencatat sebanyak 776 kepala keluarga atau sekitar 1.976 jiwa terdampak, dengan total 834 rumah terendam banjir. Sebanyak 152 warga tercatat mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Banjir di wilayah ini terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu (7/3/2026) malam hingga dini hari, diperparah kondisi saluran air atau drainase yang menyempit serta tanggul sungai yang jebol sehingga air meluap ke permukiman warga.
Kecamatan Grogol juga terdampak banjir. Sedikitnya 110 rumah warga di sejumlah wilayah terendam, antara lain di Kelurahan Rawaarum dan Kelurahan Kotasari. Total terdapat sekitar 120 kepala keluarga atau 210 jiwa terdampak, dengan 23 warga dilaporkan mengungsi.
Kelurahan Kotasari mengalami genangan di sejumlah lingkungan. Link. Waseh RT 01 RW 02 mencatat 50 rumah terdampak dengan sekitar 60 kepala keluarga atau 220 jiwa terdampak.
Masigit RT 01 RW 02 juga mencatat 50 rumah terdampak banjir. Wilayah RT 03 RW 08 mencatat 25 kepala keluarga atau sekitar 40 jiwa terdampak, sedangkan di RT 02 RW 08 terdapat 25 kepala keluarga atau 51 jiwa terdampak.
Genangan air di wilayah Grogol juga menutup akses jalan utama sehingga menghambat aktivitas warga.
Pendataan masih berlangsung di sejumlah wilayah lain, seperti PGA, Purwakarta, dan Sumampir, untuk memastikan jumlah warga terdampak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




