Berakhir Damai, Bupati Lebak Datangi Rumah Wabup untuk Minta Maaf
Rabu, 1 April 2026 | 18:38 WIB
Lebak, Beritasatu.com - Konflik antara Bupati Lebak Moch Hasbi Asydiki Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah yang sempat menjadi sorotan publik dan viral diberbagai media sosial beberapa hari lalu akhirnya berakhir damai. Keduanya sepakat memperbaiki komunikasi dan kembali fokus menjalankan pemerintahan demi kepentingan masyarakat.
Berdasarkan video yang diterima Beritasatu.com, Hasbi mendatangi langsung kediaman Amir di Kampung Kapugeran, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Rabu (1/4/2026). Ia hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak sebagai bentuk itikad baik menyelesaikan konflik yang sempat memanas.
Pertemuan berlangsung tertutup selama kurang lebih satu jam. Seusai pertemuan, Hasbi dan Amir tampak akrab. Keduanya terlihat bercengkrama, bersalaman, hingga berfoto bersama di depan halaman rumah sang wakil bupati. Hal itu menandakan mencairnya suasana seusai ketegangan yang terjadi sebelumnya.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Lebak itu bertujuan menyampaikan permohonan maaf secara langsung atas insiden yang terjadi pada Senin (30/3/2026).
Hasbi menegaskan dirinya bersama wakil bupati telah membahas persoalan tersebut dan sepakat kembali fokus pada tugas pemerintahan.
"Kami sudah membahas bersama antara bupati dan wakil bupati. Kami memahami tugas masing-masing. Atas nama pribadi, saya menyampaikan kami akan fokus bekerja untuk rakyat dan menjaga stabilitas pemerintahan. Apa yang terjadi sebelumnya sudah berlalu," ujar Hasbi kepada wartawan.
Ia juga mengakui insiden sebelumnya merupakan tanggung jawabnya. "Saya sudah menyampaikan kepada Pak wakil bahwa kejadian kemarin adalah tanggung jawab saya," katanya.
Hasbi menambahkan, langkah mendatangi langsung kediaman wakil bupati merupakan bentuk penghormatan, mengingat Amir adalah sosok senior.
"Beliau bukan hanya wakil bupati, tetapi juga senior. Karena itu saya datang langsung. Insyaallah kami akan fokus bekerja untuk masyarakat Lebak," ucapnya.
Sementara itu, Amir menyatakan telah menerima permintaan maaf tersebut dan menekankan pentingnya perbaikan komunikasi ke depan.
"Intinya Pak Bupati meminta maaf dan kami sepakat memperbaiki pola komunikasi. Ke depan harus lebih harmonis," kata Amir.
Ia mengaku telah memaafkan sejak awal dan berharap hubungan kerja ke depan menjadi lebih solid. "Saya dari kemarin sudah memaafkan. Yang penting ke depan komunikasi diperbaiki dan lebih baik lagi," ujarnya.
Diketahui, hubungan antara bupati dan wakil bupati sempat memanas dalam beberapa waktu terakhir. Puncaknya terjadi saat acara halalbihalal di Pendopo Bupati Lebak pada Senin (30/3/2026), ketika keduanya terlibat adu mulut di hadapan tamu undangan.
Ketegangan bermula saat Hasbi menyinggung kebijakan wakil bupati yang dinilai melampaui kewenangan. Ia menegaskan tugas wakil bupati telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan tidak mencakup pemanggilan kepala dinas secara langsung.
Situasi semakin memanas setelah pernyataan yang menyinggung masa lalu Amir, yang memicu respons emosional dan membuat suasana acara menjadi tegang.
Dengan adanya pertemuan dan permintaan maaf tersebut, kedua pimpinan daerah itu kini sepakat mengakhiri konflik dan kembali fokus pada pelayanan publik serta menjaga stabilitas pemerintahan di Kabupaten Lebak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




