ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kementerian PU Percepat Penyelesaian Proyek Tol Serang-Panimbang

Rabu, 29 April 2026 | 17:03 WIB
EM
H
Penulis: Erfan Maruf | Editor: HE
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang di Provinsi Banten.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang di Provinsi Banten. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang di Provinsi Banten secara bertahap. Proyek strategis nasional sepanjang 83,67 kilometer ini ditargetkan memperkuat konektivitas utara–selatan Banten serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan tol memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai instrumen pemerataan pembangunan.

“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” kata Dody dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

Tol Serang-Panimbang terbagi dalam tiga seksi, yakni seksi 1 Serang-Rangkasbitung sepanjang 26,45 km, seksi 2 Rangkasbitung-Cileles 24,17 km, dan seksi 3 Cileles-Panimbang 33 km. Ruas ini melintasi Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang.

Seksi 1 telah beroperasi sejak 2021 dan menjadi penghubung utama di wilayah Banten tengah. Sementara seksi 2 kini memasuki tahap akhir dengan progres konstruksi 98,64% dan pembebasan lahan 86,71%, ditargetkan selesai pada kuartal II 2026.

Adapun seksi 3 yang menjadi porsi pemerintah terus berjalan bertahap. Fase 1 hampir rampung dengan progres 99,88%, sedangkan fase 2 ditargetkan selesai secara bertahap hingga akhir 2026.

Tol ini dirancang dengan kecepatan 100 km per jam, terdiri dari 4 lajur dua arah, serta dilengkapi sejumlah simpang susun utama seperti Walantaka, Cikeusal, hingga Panimbang. Kehadirannya akan memangkas waktu tempuh Jakarta–Tanjung Lesung menjadi sekitar 2–3 jam.

Pemerintah berharap proyek ini mampu mempercepat pengembangan kawasan ekonomi dan pariwisata, termasuk mendukung konektivitas ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon, serta mendorong investasi dan pemerataan pembangunan di Banten.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Ditutup Sementara

Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Ditutup Sementara

BANTEN
Lonjakan Kendaraan di Tol Serang-Panimbang Tembus 18.000 Saat Lebaran

Lonjakan Kendaraan di Tol Serang-Panimbang Tembus 18.000 Saat Lebaran

BANTEN
12.000 Kendaraan Padati Tol Serang-Panimbang Saat Lebaran

12.000 Kendaraan Padati Tol Serang-Panimbang Saat Lebaran

BANTEN
Tol Serang-Panimbang Pasang WIM, Kendaraan ODOL Langsung Terdeteksi

Tol Serang-Panimbang Pasang WIM, Kendaraan ODOL Langsung Terdeteksi

BANTEN
H-7 Lebaran, Pemudik Mulai Padati Tol Serang-Panimbang

H-7 Lebaran, Pemudik Mulai Padati Tol Serang-Panimbang

BANTEN
Pengelola Tol Serang-Panimbang Ungkap Alasan Harga Tol Mahal

Pengelola Tol Serang-Panimbang Ungkap Alasan Harga Tol Mahal

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon