Gaet Pemilih, KPU Jateng Sambangi Buruh di Lapak Bawang Merah
Kamis, 16 Maret 2023 | 13:06 WIB
Brebes,Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah melakukan sosialisasi ke sejumlah wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah guna menggaet dan meningkatkan partisipasi pemilih. KPU Jawa Tengah mendatangi lapak bawang merah di Desa Luwungragi, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Kamis (16/3/2023).
Para petugas melakukan sosialisasi Pemilu Serentak yang akan digelar pada 14 Februari 2024. Sosialisasi KPU ini menyasar para buruh mbutik (buruh kupas) bawang merah lantaran dianggap sebagai kelompok potensial dalam partisipasi pemilih. Partisipasi kelompok perempuan dalam pemilu dianggap paling tinggi. Hal tersebut dapat dilihat pada Pemilu 2019 lalu,dimana mereka memiliki partisipasi pemilihan yang lebih tinggi dibanding kaum laki-laki.
Dalam sosialisasi ini, petugas KPU menyampaikan jadwal tahapan dan pelaksanaan Pemilu 2024. Untuk terus mengingatkan masyarakat, petugas membagikan kaos berwarna putih bertuliskan "Pemungutan suara 14 februari 2024 Pemilu Serentak" kepada para buruh mbutik.
Ketua KPU Jawa Tengah, Paulus widiantoro, mengatakan bahwa Pada pemilu 2019 target partisipasi pemilih untuk nasional adalah 77,5 persen. Namun, capaian partisipasi pemilih untuk Jawa Tengah di tahun tersebut mencapai 81 persen. Untuk target partisipasi pemilih pada Pemilu 2024, Paulus menyebutkan bahwa paling tidak harus menyamai capaian pemilih pada Pemilu 2019.
"Target kita adalah mempertahankan 81 persen seperti capaian pada 2019 lalu. Walaupun angka kehadiran atau partisipasi tidak mencerminkan 100 persen pemilu tersebut sukses atau tidak. Tapi bagi kami wajah pemilu itu dapat dilihat dari kehadiran pemilih atau partisipasi masyarakat," kata Paulus di kantor KPU Brebes.
Paulus juga menyebutkan bahwa sosialisasi Pemilu 2024 untuk tahap awal ini memiliki dua target besar yang harus dilaksanakan KPU di Kabupaten/Kota. Pertama adalah memastikan setiap warga mengetahui bahwa ttanggal 14 Februari 2024 merupakan waktu pemungutan suara. Kedua, setiap warga harus mengetahui bahwa pemilih harus masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).
"Kemudian KPU Kabupaten/Kota melakukan ajakan kesadaran untuk menggunakan hak pilihnya secara baik. Tidak terengaruh dengan iming-iming money politic atau paksaan dari orang lain. Mereka harus memilih secara merdeka," tambahnya.
Seorang buruh mbutik yang merupakan warga Desa Sengon,Kecamatan Tanjung,Suarti ( 42 ), menyatakan bahwa petugas KPU menyampaikan Pemilu 2024 ada 5 pemilihan, yang terdiri dari pemilihan presiden, pemilihan DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Ia mengaku sudah mengetahui bahwa Pemilu 2024 akan digelar pada 14 Februari. "Saya sudah tahu nanti 2024 ada 5 pemilihan dan dilaksanakan pada 14 Februari," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




