ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nusron Wahid dan Faisol Riza Ditunjuk Jadi Tim Teknis Pembentukan Koalisi Besar

Rabu, 3 Mei 2023 | 15:52 WIB
YP
R
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: RZL
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menunjuk Ketua DPP Partai Golkar Nusron Wahid dan Ketua DPP PKB Faisol Riza menjadi tim teknis pembentukan Koalisi Besar. Nusron dan Faisol akan bekerja untuk mengambil langkah teknis pembentukan Koalisi Besar.

"Bahkan kita sudah menunjuk tim pemenangan yaitu dari Golkar adalah Bapak Nusron Wahid, dan dari PKB nanti Pak Faisol Riza. Jadi, kedua tim ini tentu akan duduk untuk meneruskan langkah-langkah teknis," ujar Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto saat konferensi usai bertemu dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar di Resto Pelataran, Senayan, Jakarta, Rabu (3/5/2023).

Airlangga mengatakan pertemuan dengan Cak Imin merupakan bagian dari upaya membahas langkah lanjutan pembentukan Koalisi Besar. Dia mengaku Golkar dan PKB sepakat menjadi tim inti dari Koalisi Besar.

ADVERTISEMENT

"Dalam pembahasan selanjutnya, kita berdua berbicara Koalisi Besar. Dan Koalisi Besar itu membutuhkan koalisi inti dan koalisi inti itulah yang hari ini kita duduk bersama, di mana koalisi inti ini antara Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa," tandas Airlangga.

Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar di acara silaturahmi, Resto Pelataran, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Mei 2023.
Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar di acara silaturahmi, Resto Pelataran, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Mei 2023.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan Golkar dan PKB siap menjadi inti dari pembangunan Indonesia ke depan. Hal tersebut juga merespons visi pembangunan ke depan yang diingatkan Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan 6 Ketum partai politik koalisi pemerintahan di Istana Merdeka, Selasa (2/5/2023) malam.

"Kita siap untuk menjadi inti daripada menjaga pembangunan ke depan, dan juga untuk melakukan komunikasi-komunikasi politik terhadap partai-partai yang memang ingin melanjutkan program ke depan agar kita tidak jatuh menjadi negara berpendapatan rendah," kata Airlangga.

Diketahui, wacana peleburan KIB dan KKIR menjadi koalisi besar sudah mengemuka beberapa waktu lalu. Baik KKIR dan KIB sendiri sama-sama diisi oleh partai pendukung pemerintah Presiden Joko Widodo.

KKIR terdiri dari PKB dan Partai Gerindra, sedangkan KIB terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP. Presiden Jokowi sendiri mendukung peleburan kedua koalisi tersebut.

"Cocok, saya hanya bilang cocok. Terserah kepada ketua-ketua partai atau gabungan partai," ujar Jokowi usai agenda Silaturahmi Ramadan yang digelar Partai Amanat Nasional (PAN) di Kantor DPP PAN Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023).



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon