ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bisa Picu Perpecahan, Gubernur Lemhanas: Tolak Politik Identitas di Pilpres 2024

Senin, 8 Mei 2023 | 13:18 WIB
IA
SL
Penulis: Ichsan Ali | Editor: LES
Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto saat kunjungan ke kantor B Universe di Jakarta, Senin, 8 Mei 2023.
Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto saat kunjungan ke kantor B Universe di Jakarta, Senin, 8 Mei 2023. (B Universe Photo/Mohammad Defrizal/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional) Andi Widjajanto menolak eskalasi penggunaan politik identitas dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang, yang mana bisa memicu perpecahan.

Selain politik identitas, Andi menolak adanya penyebaran disinformasi yang didalamnya terdapat hoaks, ujaran kebencian (hate speech), dan fraud yang disengaja untuk memunculkan kegaduhan politik.

"Kalau itu bisa kita atasi dan beralih menjadi kampanye-kampanye yang substansial untuk demokrasi yang deliberatif, kita mencari ide-ide baru, terobosan apa yang bisa kita tawarkan kepada pemilih," tegas Andi kepada BTV di acara Beritasatu Spesial di Commodity Square Building Jakarta, Senin (8/5/2023).

ADVERTISEMENT

"Misalnya apa yang bisa kita pikirkan untuk memperkuat demokrasi kita, melakukan transformasi hijau, dan seterusnya. Maka, kemungkinan kompetisi yang terjadi itu akan menjadi kompetisi yang berkualitas yang memperkuat demokrasi kita," pungkasnya.

Selain itu, Andi mengatakan, Pemilu 2024 akan berlangsung dalam situasi yang relatif tidak stabil. Hal ini dipengaruhi situasi politik dan ekonomi global. Berbeda dengan Pemilu 2014 dan 2019 yang saat itu kondisinya stabil, Pemilu 2024 dibayangi ketegangan geopolitik karena konflik Rusia dan Ukraina. Terlebih, resesi dunia juga masih mengintai yang berlanjut pada persoalan perbankan dan krisis utang di sejumlah negara.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon