SMRC: Soliditas Dukungan Pemilih Ganjar Pranowo Lebih Stabil daripada Prabowo
Jumat, 25 Agustus 2023 | 21:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Riset Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Deni Irvan mengungkapkan soliditas dukungan pemilih calon presiden Ganjar Pranowo lebih stabil daripada Prabowo Subianto. Soliditas dukungan ini membuat perolehan suara Ganjar akan bertahan di tengah dinamika politik yang makin tinggi.
"Dari sisi soliditas dukungan, kami melihat ada perbedaan di mana dukungan yang diraih Ganjar itu relatif lebih stabil dibanding dukungan pada Prabowo," ujar Deni Irvan, dalam diskusi publik bertajuk "Ganjar Meroket, Kemana Bandul Bergeser?" di Hotel Arya Duta Semanggi, Jakarta, Jumat (25/8/2023).
Berdasarkan temuan survei SMRC, kata Deni, soliditas dukungan pemilih Ganjar berada pada angka 72 persen, sedangkan, soliditas dukungan pemilih Prabowo berada di angka 65 persen.
"Lebih stabil (Ganjar), 72 persen banding 65 persen soliditasnya, yang sudah diraih kayaknya enggak akan ke mana-mana lagi nih," tandas dia.
Deni mengungkapkan alasan elektabilitas Ganjar Pranowo rebound dalam survei terbaru SMRC. Salah satunya, kata dia, Ganjar Pranowo unggul pada kualitas personal, seperti Ganjar dinilai publik paling berintegritas, jujur, dan bersih dari korupsi.
"Kemudian siapa yang punya empati, yang punya perhatian kepada masyarakat, itu juga Ganjar memang ada di atas. Itulah yang kemudian mendorong elektabilitas Ganjar untuk survei terkahir lebih positif dibanding survei sebelumnya yang cenderung di bawah Prabowo, sekarang cenderung di atas Prabowo walaupun selisihnya itu tidak signifikan secara statistik," pungkas Deni.
Diketahui, hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo menguat, sementara Prabowo Subianto turun. Selisih elektabilitas kedua capres terpaut tipis, sementara elektabilitas Anies Baswedan tertinggal dari dua pesaingnya tersebut.
Dalam simulasi tiga nama, Ganjar Pranowo meraih 35,9 persen, Prabowo (33,6 persen), dan Anies (20,4 persen). Terdapat 10,1 persen responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Survei SMRC ini digelar pada 31 Juli sampai dengan 11 Agustus 2023 dengan basis sampel basis 3.710 responden yang dipilih secara acak atau stratified multistage random sampling dari populasi tersebut dengan jumlah yang proporsional. Total sampel akhir adalah 5.000 responden dengan response rate atau responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 4.260 atau 85 persen.
Margin of error survei kali ini diperkirakan +/- 1,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan asumsi simple random sampling.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




