ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SMRC Sebut Massa 212 Dukung Prabowo, Gerindra: Kami Bersyukur

Jumat, 22 September 2023 | 15:39 WIB
YP
MF
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DIN
Ahmad Riza Patria usai peresmian Gedung Sekretariat Bersama Partai Gerindra-PKB di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2023). 
Ahmad Riza Patria usai peresmian Gedung Sekretariat Bersama Partai Gerindra-PKB di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2023).  (B Universe Photo/Ichsan Ali)

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Gerindra merespons hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyebut sebanyak 35 persen pendukung gerakan 212 mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria bersyukur atas hasil survei SMRC tersebut. Menurutnya, Gerindra terbuka bagi semua elemen masyarakat tanpa melihat suku, agama, golongan, dan profesi yang memberikan dukungan dan suaranya kepada Prabowo.

"Kami hormati dan hargai dan kami bersyukur atas dukungan siapa saja yang akan berikan dukungan dan suaranya di TPS nanti tanggal 14 Februari," kata Riza kepada wartawan, Jumat (22/9/2023).

Meski demikian, Riza menyatakan, Partai Gerindra belum membangun komunikasi dengan komunitas atau kelompok mana pun. Hal ini lantaran Gerindra bersama partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju masih fokus membangun kekuatan antarparpol.

ADVERTISEMENT

Untuk itu, kata Riza, dukungan yang diberikan oleh komunitas, relawan, atau kelompok terjadi secara alamiah. Demikian juga terhadap pendukung dan elite gerakan 212.

"Terkait komunitas, relawan, dan ormas, mereka hadir secara alamiah dan secara nature. Kami berterima kasih atas dukungan semua elemen masyarakat. Semua elemen bangsa yang punya cita-cita tujuan yang sama yang berdiri tegak demi merah putih tentu akan bersama-sama dengan Pak Prabowo," kata Riza.

Sebelumnya, hasil survei SMRC menunjukkan sebanyak 42 persen responden yang mendukung atau setuju dengan gerakan 212 memilih capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan 35 persen pendukung 212 mendukung capres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, sementara hanya 18 persen yang mendukung capres dari PDIP, Ganjar Pranowo. Masih ada 4 persen pendukung gerakan 212 yang tidak menjawab.

Dukungan kepada Prabowo dari pendukung gerakan 212 akan semakin mengalir jika ketua umum Partai Gerindra itu masuk putaran kedua dan menghadapi Ganjar Pranowo.

Dari yang setuju atau mendukung gerakan 212, sebanyak 59 persen memilih Prabowo, 29 persen memilih Ganjar, dan masih ada 11 persen yang tidak jawab. Sebaliknya, yang tidak mendukung gerakan 212, hanya 38 persen yang memilih Prabowo, 54 persen memilih Ganjar, dan 8 persen tidak jawab.

Sementara dari yang mengaku pernah ikut gerakan atau aksi 212, sebanyak 57 persen memilih Prabowo, hanya 20 persen memilih Ganjar, dan 23 persen tidak jawab. Sedangkan sebanyak 47 persen responden yang mengaku tahu tetapi tidak pernah ikut aksi tersebut memilih Prabowo, 43 persen Ganjar, dan masih ada 10 persen yang tidak menjawab. Berdasarkan hasil survei itu, massa pendukung 212 sudah memiliki preferensi politik, meski elite gerakan tersebut belum mengambil keputusan resmi.

"Massa pendukung 212 di tingkat bawah cenderung memilih Anies dan Prabowo. Jika Anies tidak masuk ke putaran kedua, dan yang masuk adalah Ganjar melawan Prabowo, mayoritas pendukung 212 akan memilih Prabowo. Sebaliknya, yang tidak mendukung gerakan 212 cenderung akan mendukung Ganjar Pranowo," kata Saiful Mujani saat menyampaikan hasil survei dalam program "Bedah Politik bersama Saiful Mujani" yang disiarkan kanal YouTube SMRC TV, Kamis (21/9/2023).

Saiful meyakini data hasil survei ini valid dan sesuai perkiraan banyak orang. Menurutnya, gerakan 212 dibangun untuk menjatuhkan Ahok pada Pilkada DKI 2017 dengan efek ingin mengalahkan Jokowi pada Pilpres 2019 dengan mendukung Prabowo. Terkait Pilpres 2024, capres yang dinilai dekat dengan Jokowi adalah Ganjar Pranowo. Dengan demikian, meski Prabowo ada di kebinet dan menjadi anak buah Jokowi, pemilihnya lebih mencerminkan oposisi terhadap pemerintah. Menurut Saiful Mujani, pendukung 212 adalah modal dasar pemilih Prabowo yang tidak akan ditinggalkan.

"Namun dia (Prabowo) juga tidak akan eksplisit menunjukkan kedekatannya dengan massa gerakan 212 tersebut karena berharap tambahan dukungan dari pemilih atau pendukung Jokowi," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei: Mayoritas Warga RI Dukung Iran, Tolak AS-Israel

Survei: Mayoritas Warga RI Dukung Iran, Tolak AS-Israel

NASIONAL
Survei: 83 Persen Warga RI Tolak Serangan AS-Israel ke Iran

Survei: 83 Persen Warga RI Tolak Serangan AS-Israel ke Iran

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon