KPU Sebut Antusiasme Pendukung Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin Masih Wajar
Jumat, 20 Oktober 2023 | 08:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ribuan simpatisan dan pendukung pasangan bakal capres dan cawapres meramaikan kawasan sekitar Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat di Jalan Imam Bonjol, Jakarta pada Kamis (19/10/2023). Massa pendukung paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD atau Ganjar-Mahfud maupun Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Anies-Cak Imin mengantarkan jagoan mereka mendaftar sebagai peserta Pilpres 2024.
Padatnya kondisi di depan Gedung KPU Pusat sempat menghambat proses pendaftaran Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin. Paslon Anies-Cak Imin bahkan terdesak dan terjebak oleh massa pendukungnya untuk memasuki area halaman depan gedung sehingga harus dikawal petugas.
Ketua KPU, Hasyim Asy'ari menilai antusiasme pendukung Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin masih dalam batas yang wajar. KPU memaklumi antusiasme tersebut mengingat pilpres hanya lima tahun sekali.
"Kami memaklumi atau memahaminya. Begini, pendaftaran capres dan cawapres itu cuma lima tahun sekali, jadi kadang-kadang kegembiraan masyarakat itu tidak bisa kita bendung," ujar Hasyim Asy'ari, Kamis (19/10/2023).
Keinginan para relawan dan simpatisan untuk bertemu langsung dengan bakal capres dan cawapres yang didukung sempat memicu aksi dorong-mendorong dalam kerumunan. Beruntung, tidak ada insiden berarti maupun aksi anarkistis yang timbul dari kelompok massa yang hadir di KPU.
Hasyim menilai tidak ada relawan dan pendukung yang turut datang ke Gedung KPU dengan niat buruk untuk melakukan kericuhan. Kehadiran mereka dalam jumlah besar semata karena ingin merayakan kegembiraan menyambut pasangan calon masing-masing mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu.
KPU mengapresiasi tim Ganjar-Mahfud maupun Anies-Cak Imin atas komunikasi yang terjalin menjelang pendaftaran. Termasuk batasan maupun aspek kehadiran pendukung dan relawan yang mendampingi selama proses pendaftaran ke Gedung KPU Pusat.
"Bahwa masing-masing partai politik maupun masing-masing tim pasangan calon pasti punya pengikut. Sehingga harus kita komunikasikan supaya sama-sama bisa menertibkan atau mengendalikan pengikut atau rombongan masing-masing," ucap Hasyim.
Konsentrasi massa dalam jumlah masif sempat membuat petugas keamanan dan aparat kepolisian menutup ruas jalan Imam Bonjol sejak Kamis (19/10/2023) pagi. Keputusan tersebut berdampak pada kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Situasi baru terurai ketika kedua pasangan calon merampungkan proses pendaftaran pada sore hari. Pendaftaran peserta Pilpres 2024 sendiri dibuka oleh KPU hingga 25 Oktober 2023 mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




