ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Visi-Misi Bakal Capres dan Cawapres untuk Kesehatan Indonesia

Rabu, 8 November 2023 | 13:55 WIB
IH
TE
Penulis: Ikmal Fauzan Hanif | Editor: TCE
Tiga bakal calon presiden di Pilpres 2024 seusai makan siang bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Oktober 2023.
Tiga bakal calon presiden di Pilpres 2024 seusai makan siang bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, 30 Oktober 2023. (Antara Foto/Hafidz Mubarak A)

Jakarta, Beritasatu.com - Kesehatan menjadi isu krusial yang akan diangkat dalam visi-misi dari ketiga pasangan bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024. Pasalnya, isu kesehatan ini harus dihadapkan dengan berbagai tantangan, mulai dari masih terbatasnya akses terhadap pelayanan kesehatan hingga penyakit menular dan tidak menular.

Ditambah lagi masalah yang ada pada saat ini, termasuk ketidaksetaraan akses kesehatan antardaerah, tenaga medis yang belum merata serta kebijakan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan menjadi fokus utama yang dapat diselesaikan oleh ketiga bakal capres dan cawapres. Semua pasangan calon sudah berkomitmen melalui visi-misi yang dijabarkan dalam program kerja yang akan dilakukan.

Berikut ini visi dan misi ketiga bakal capres dan cawapres untuk kesehatan di Indonesia.

Anies-Muhaimin
Pasangan calon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang diusung oleh partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan ini, memiliki visi “Indonesia Adil Makmur Untuk Semua”, yang kemudian dirinci dalam delapan misi utama disebut “8 Jalan Perubahan”.

ADVERTISEMENT

Dalam poin kelima yang ditawarkan oleh pasangan Anies-Muhaimin terdapat agenda misi yang berfokus pada aspek kesehatan, yaitu mewujudkan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, berakhlak, serta berbudaya. Selain itu, Anies-Muhaimin juga akan memperbaiki fasilitas kesehatan, yakni puskesmas hingga rumah sakit kelas A di setiap daerah.

Dalam agenda misi kesehatannya, Anies-Muhaimin berjanji memberikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang andal atau dapat dipercaya. Hal itu dilakukan dengan memastikan masyarakat terlindungi oleh program JKN, hingga mewujudkan dan memperkuat pelayanan sistem rujukan yang mudah didukung dengan bantuan teknologi informasi.

Pasangan calon ini juga berfokus pada kesehatan ibu, bayi dan tumbuh kembang anak dengan menargetkan angka stunting dari 21,6% pada 2022 menjadi 11% sampai 12,5% pada 2029. Anies-Muhaimin juga berjanji akan menekan angka kematian ibu dan bayi dengan penguatan peran posyandu dan puskesmas, ditambah pemenuhan gizi yang seimbang serta terjangkau untuk ibu hamil dan anak usia 0-8 tahun.

Kemudian, Anies-Muhaimin juga akan memperhatikan kesehatan mental masyarakat dengan memberikan edukasi tentang pentingnya kesehatan mental hingga menyediakan layanan pengaduan 24 jam yang terintegrasi ke rumah sakit dan rumah aman.

Dalam agenda selanjutnya, pasangan calon ini  akan memastikan keseimbangan tata kelola tenaga kesehatan, yaitu tercukupinya tenaga kesehatan dan medis di setiap daerah. Bahkan, mereka juga akan mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup dan lingkungan yang sehat.

Terakhir, Anies-Muhaimin berjanji akan menyiapkan langkah sebagai kesiapan dan daya tahan terhadap pandemi, yaitu dengan mempercepat penghapusan penyakit menular hingga meningkatkan kesadaran masyarakat terkait ancaman pandemi berikutnya.

Ganjar-Mahfud
Pasangan bakal capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD ini mengusung tema “Menuju Indonesia Unggul: Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari”, yang kemudian dijabarkan dalam delapan poin misi dengan berbagai program kerja.

Dalam misi pertamanya yang bertema “Mempercepat Pembangunan Manusia Indonesia Unggul Berkualitas, Produktif, dan Berkepribadian” poin 1.1, terdapat misi yang membahas tentang kesehatan, yaitu kesehatan jiwa dan raga. Ganjar-Mahfud memiliki program kerja satu desa satu puskesmas hingga satu dokter atau tenaga kesehatan.

Selanjutnya, Ganjar-Mahfud berjanji akan memberikan layanan Konsul Keliling (Koling), yang dilakukan oleh tenaga kesehatan berkeliling dari pintu ke pintu untuk memberikan pelayanan kesehatan. Keduanya juga mendukung program ibu dan anak sehat dengan memberikan gizi hingga akses layanan kesehatan selama masa kehamilan dan menyusui.

Terakhir, pasangan calon ini juga peduli pada kesehatan mental dengan menyediakan nomor darurat 24 jam selama seminggu penuh tanpa dipungut biaya. Mereka juga berjanji untuk memberikan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.

Prabowo-Gibran
Pasangan capres Prabowo Subianto dan cawapres Gibran Rakabuming Raka yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini, mengusung “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” yang meliputi delapan misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan delapan program hasil terbaik cepat.

Dalam delapan program hasil terbaik cepat, Prabowo-Gibran memiliki program pemberian makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren. Mereka juga peduli terhadap kesehatan ibu hamil dan anak balita dengan memberikan bantuan gizi untuk meningkatkan kesehatan. Program ini ditargetkan mencapai lebih dari 80 juta penerima manfaat pada 2029.

Pasangan calon ini juga memiliki prioritas utama untuk menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya serta memiliki target menurunkan kasus tuberkulosis (TBC) menjadi 50% dalam lima tahun, serta membangun rumah sakit yang lengkap dan berkualitas di kabupaten. Prabowo-Gibran juga akan melanjutkan dan menambahkan program kartu kesejahteraan sosial, termasuk Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Selanjutnya, dalam delapan misi asta cita, mereka juga berjanji untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, yang dilakukan dengan memperkuat sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kartu anak sehat, dan mencegah terjadinya stunting pada anak Indonesia dengan melakukan gerakan Emas (Emak-Emak dan Anak-Anak Minum Susu).

Terakhir, Prabowo-Gibran juga berjanji akan memperkuat program gerakan masyarakat hidup sehat, meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, dan memperbaiki tata kelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Terakhir, mereka ingin memperbaiki kualitas air bersih dan meningkatkan program keluarga berencana (KB).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon