Pengumuman Tim Pemenangan Anies-Muhaimin Ditunda
Minggu, 12 November 2023 | 19:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pengumuman susunan tim pemenangan nasional pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar kembali tertunda. Semula, seluruh anggota tim pemenangan pasangan AMIN tersebut rencananya diumumkan, Minggu (12/11/2023) ini.
Berdasarkan undangan yang diterima Beritasatu.com, acara pengumuman itu mengambil tempat di sebuah rumah kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Lokasi ini rencananya akan menjadi sekretariat tim nasional (timnas) pemenangan pasangan yang diusung oleh partai anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.
Acara disebutkan akan dimulai pada pukul 15.00 WIB, tapi hingga dua jam kemudian belum ada tanda-tanda acara dimulai. Wartawan yang menunggu di lokasi kemudian mendapat kepastian acara ditunda dari perwakilan tim media Amin.
“Ternyata beberapa anggota timnas yang akan diumumkan masih berada di dapil (daerah pemilihan). Harusnya dijadwalkan sampai sore ini tetapi ternyata tidak terkejar penerbangan (ke Jakarta) dan lain sebagainya,” kata juru bicara pribadi Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, saat menemui awak media di lokasi.
Angga menyebut keputusan penundaan pengumuman diambil, untuk menjaga kesolidan timnas pemenangan Amin. Acara disebut akan ditunda sembari menunggu semua anggota timnas hadir di Jakarta.
Dia menambahkan struktur dan posisi setiap anggota timnas pemenangan Amin telah ditentukan. Hanya saja pengumuman susunan anggotanya tidak menjadi prioritas wajib menurut seluruh partai anggota koalisi pengusung Amin.
Mereka disebut berfokus pada agenda pengumuman peserta Pilpres 2024 oleh KPU, Senin (13/11/2023). Angga bahkan menjelaskan jumlah anggota dari tim pemenangan capres yang digawangi Partai Nasdem, PKB, PKS, dan Partai Ummat.
“Kalau jumlahnya total ada 50 orang. Kira-kira segitu,” ujarnya.
Anggota tim tersebut dijabarkan berasal dari berbagai unsur seperti kader dan fungsionaris partai pengusung, relawan, maupun tokoh masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




