ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mahfud Yakin Jenderal Agus Subiyanto Jaga Netralitas TNI di Pemilu 2024

Rabu, 22 November 2023 | 12:35 WIB
YP
IC
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: CAH
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (Antara/Andi Firdaus)

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD meyakini Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang baru dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi), mampu menjaga netralitas TNI di Pemilu 2024. Mahfud mengaku sudah mengenal sosok Jenderal Agus Subiyanto.

"Ya, ya (netralitas TNI). Saya sudah kenal semuanya," ujar Mahfud seusai pelantikan Jenderal Agus menjadi Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11/2023).

Mahfud juga optimistis langkah-langkah TNI selama ini bisa menjaga netralitas di tahun politik ini. Apalagi, kata dia, TNI sudah membentuk posko netralitas TNI.

ADVERTISEMENT

"Kan sudah dibentuk poskonya ya, posko netralitas TNI. Saya percaya itu akan berjalan," ungkap Mahfud.

Sebelumnya, Jenderal Agus Subiyanto membeberkan langkah-langkahnya untuk menjaga netralitas TNI di Pemilu 2024. Pertama, kata dia, dirinya terbuka terhadap pengawasan publik termasuk panja netralitas TNI. Menurut dia, hal tersebut sah-sah saja karena merupakan kewenangan DPR.

"Sebenarnya sah-sah saja apalagi DPR yang membuat," ujar Agus di gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2023).

Selain pengawasan, kata Agus, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada prajurit TNI yang tidak netral atau terlibat politik praktis. Pasalnya, UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu sudah mengatur dengan tegas larang TNI terlibat politik praktis atau ikut dalam kampanye pasangan capres-cawapres.

"Itu kalau maksimal penjara 1 tahun dan denda Rp 12 juta, itu menurut Undang-undang," tandas Agus. 

Langkah berikutnya, mengoptimalkan peran posko netralitas TNI yang sudah mulai dibangun. Posko tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan TNI yang tidak netral atau terlibat kampanye pasangan capres-cawapres tertentu.

"Saya setuju saja kalau saya melaksanakan pengamanan membuat posko. Nanti ada posko bersama di TPS jadi semua elemen masyarakat kalau ada masalah di sana dapat diselesaikan," pungkas Agus.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon