ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapolri dan Panglima TNI Resmi Deklarasikan Netralitas Pemilu

Senin, 27 November 2023 | 12:10 WIB
NR
NG
Penulis: Nabiel Gibran El Rizani | Editor: NBG
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah menandatangani Deklarasi Komitmen Netralitas TNI-Polri dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah menandatangani Deklarasi Komitmen Netralitas TNI-Polri dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024 (Antara/Fath Putra Mulya)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah menandatangani “Deklarasi Komitmen Netralitas TNI-Polri dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024” di Jakarta, Senin (27/11/2023). 

Penandatanganan deklarasi tersebut dilakukan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang diadakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Usai penandatanganan, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, menyatakan bahwa deklarasi tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dari Polri dan TNI untuk menjaga netralitas Pemilu.

Dia mengimbau masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga kedamaian selama proses pemilu, mengingat pentingnya menghindari provokasi, hoaks, dan ajakan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

ADVERTISEMENT

“Tadi sudah tanda tangan. Jadi, yang penting masyarakat jangan terprovokasi dengan adanya hoaks, dengan adanya ajakan-ajakan hasutan yang kemudian bisa memecah belah persatuan dan kesatuan,” kata Sigit.

Kapolri menekankan perlunya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan pilihan politik, mengingat Indonesia sebagai negara yang besar. 

“Yang paling kita utamakan bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan walaupun berbeda-beda pilihannya karena kita negara besar, kita harus jaga. Dan ini modal kita untuk terus ke depan menjadi negara maju,” katanya.

Selain itu, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, menegaskan bahwa prajurit TNI aktif tidak diperbolehkan terlibat dalam politik praktis, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Apabila berpolitik praktis, akan ada hukuman tindakan pidana atau pun teguran dari pimpinannya,” ucap Agus.

Panglima TNI juga menginformasikan bahwa TNI dan Polri sedang melakukan deklarasi damai di setiap wilayah di Indonesia sebagai upaya meningkatkan sinergisitas dalam menjaga kelancaran pemilu. Dia berharap agar pemilu dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Adapun bunyi Deklarasi Komitmen Netralitas TNI-Polri dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang ditandatangani Kapolri dan Panglima TNI tersebut adalah sebagai berikut.

Untuk menciptakan Pemilu Tahun 2024 yang demokratis, TNI Polri dengan ini menyatakan:

1. Menjaga dan menegakkan prinsip netralitas.

2. Menghindari konflik kepentingan dan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu.

3. Bersama-sama melakukan upaya pencegahan pelanggaran pemilu dan politik uang.

4. Saling bersinergi untuk menjaga kondusivitas penyelenggaraan pemilu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon