Dukungan Nahdliyin bagi Prabowo-Gibran Meningkat, Ganjar-Mahfud Menyusut
Sabtu, 9 Desember 2023 | 18:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dari kelompok organisasi masyarakat keagamaan, terutama Nahdlatul Ulama (NU) terus menguat.
Hal ini berdasarkan hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan terjadi peningkatan dukungan terhadap Prabowo-Gibran dari kelompok pemilih NU.
"Pada basis NU, Prabowo-Gibran menguat, sementara Ganjar-Mahfud cenderung menyusut," ujar peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida, saat memaparkan hasil survei bertajuk “Dinamika Elektoral di Awal Masa Kampanye” secara virtual, Sabtu (9/12/2023).
Survei terbaru Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 23 November hingga 1 Desember 2023 terhadap 1.200 responden. Pengambilan sampel responden dengan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat atau multi-state random sampling. Batas kesalahan atau margin of error +/- 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Rizka mengatakan pada survei sebelumnya, 27 Oktober-1 November 2023, dukungan untuk Prabowo-Gibran dari kalangan nahdliyin berada di angka 43,6 persen. Namun, kata dia, memasuki awal Desember 2023, terjadi peningkatan dukungan menjadi 45,4 persen.
"Jadi, ada peningkatan dukungan dari pemilih NU ke Prabowo-Gibran dari sebelumnya 43,6 persen menjadi 45,4 persen," tandas dia.
Dukungan dari kelompok pemilih NU untuk pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD justru kian menyusut, semula 35 persen menjadi 27,4 persen.
“Di basis Muhammadiyah dan ormas Islam lainnya, fluktuasinya sangat besar. Prabowo-Gibran menguat di angka 46,1 persen, sementara Anies-Muhaimin (32,8 persen) dan Ganjar-Mahfud (17 persen) menurun,” pungkas Rizka.
Di sisi lain, pada kelompok yang tidak mengidentikkan diri dengan ormas Islam, dukungan untuk Prabowo-Gibran juga tampak menguat, sementara Anies-Muhaimin menurun dan Ganjar-Mahfud stagnan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




