Gelar Nobar Debat Pilpres, TKN Fanta Tekankan Kebersatuan di Tengah Serangan Politis
Senin, 8 Januari 2024 | 05:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komandan Tim Kampanye Nasional Fanta (TKN Fanta), Arief Rosyid Hasan dan relawan TKN Fanta menyelenggarakan acara nobar debat Pilpres dengan menekankan pentingnya kebersatuan, meskipun selama debat terjadi serangan politis terutama dari Paslon 1, Anies Baswedan, terhadap Paslon 2, Prabowo.
"Kami bersyukur mendukung Pak Prabowo dan Mas Gibran, kami ini mengedepankan kebersatuan. Kita harus selalu merangkul, tidak boleh menyebarkan fitnah atau hoaks, dan tidak boleh membalas kejelekan dengan kejelekan," ujar Arief di Gama Tower, Jakarta Selatan pada Minggu (7/01/2023).
Arief menambahkan bahwa debat ini menjadi wadah untuk mengedepankan kebijaksanaan dan kebersatuan. "Dalam berbangsa dan bernegara, kita harus mengedepankan kebijaksanaan, persatuan, dan melarang saling menjelekkan satu sama lain. Prabowo juga selalu membicarakan ketahanan di bidang militer," tegasnya.
Prabowo mengidentifikasi tiga nilai utama yang harus dimiliki seorang pemimpin, yaitu keyakinan dan cinta terhadap tanah air, kejujuran, dan kebersihan. Baginya, seorang pemimpin harus menjadi contoh yang baik dengan tidak terlibat dalam korupsi dalam bentuk apa pun.
"Seseorang pemimpin harus jujur dan apa adanya. Kepemimpinan juga erat kaitannya dengan etika," tambah Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan keprihatinannya terhadap pemimpin yang menyesatkan dan menghasut rakyat. Menurutnya, tindakan tersebut dapat membahayakan pertahanan dan keamanan rakyat.
"Jangan karena ambisi pribadi, kita menyesatkan rakyat, menghasut rakyat, membahayakan pertahanan dan keamanan rakyat. Kasihan prajurit yang menjaga," ujarnya.
Dengan adanya nobar debat Pilpres ini, TKN Fanta dan relawan berharap dapat memperkuat semangat kebersamaan dan mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki nilai-nilai positif dan komitmen terhadap kebersihan, kejujuran, dan persatuan dalam membangun bangsa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




