Ini Faktor Penentu Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran versi LSI Denny JA
Kamis, 18 Januari 2024 | 20:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti senior LSI Denny JA Ardian Sopa mengungkapkan ada dua faktor yang bisa memengaruhi berlangsungnya Pilpres 2024 hanya dalam satu putaran. Hal tersebut disampaikan Ardian, menanggapi hasil survei elektabilitas dari ketiga paslon yang menunjukkan Prabowo-Gibran berpeluang menang satu putaran.
Pertama, kata Ardian, soal partisipasi pemilih. Diketahui, jumlah pemilih pada Pilpres 2024 mencapai 204 juta pemilih. Dengan demikian, ketiga paslon memiliki pekerjaan rumah bagaimana mengajak pemilihnya agar datang ke TPS.
“Untuk bisa mencapai satu putaran, bagaimana menggerakkan pemilih-pemilih yang ada untuk datang ke TPS,” kata Ardian dalam rilis survei di Kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2024).
Kedua, memperkuat kembali loyalitas pemilih dari berbagai segmen seperti usia dan wilayah. Menurut Ardian, setiap paslon masih punya waktu untuk melakukan konsolidasi bagaimana meyakinkan pemilih mereka, terutama pemilih yang usianya dibawah 30 tahun.
“Kalau bisa ditingkatkan lebih tinggi lagi itu juga akan menambah daya gebrak yang ada. Fokus terhadap segmen-segmen yang memang menjadi keunggulan di masing-masing calon-calon yang ada,” jelasnya.
Sebelumnya, lembaga survei LSI Denny JA merilis hasil survei nasional terbaru periode 3-11 Januari 2024. Hasilnya Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul telak 46,6% dibandingkan dua pasangan lainnya.
Sementara elektabilitas Prabowo-Gibran menempati posisi pertama dengan 46,6%, disusul Ganjar-Mahfud 24,8% dan Anies-Muhaimin 22,8%. Sebanyak 5,3% responden lainnya memilih tidak menjawab atau tidak tahu, dan 0,5% suara tidah sah.
Ardian menjelaskan, dari hasil survei tersebut, peluang pilpres satu maupun dua putaran sama kuatnya. Namun, Prabowo-Gibran diunggulkan karena hanya membutuhkan tambahan elektabilitas 4% persen saja.
“Tadi sama-sama kita saksikan bahwa ada kenaikan tren elektabilitas Prabowo-Gibran dari Desember awal ke Januari awal sebesar 5,4%. Jadi jika bisa mempertahankan tren yang ada, tentu ini sebuah keunggulan untuk Prabowo-Gibran. Dengan demikian, pilpres satu putaran saat ini lebih mungkin terjadi, lebih terbuka,” kata Ardian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




