Debat Cawapres, Gibran Akan Genjot Industri Pupuk untuk Tingkatkan Produktivitas Pangan
Minggu, 21 Januari 2024 | 20:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dalam debat cawapres, calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka mengatakan strategi untuk menghadapi dampak perubahan iklim terhadap produksi dan kualitas pangan adalah dengan ektensifikasi dan intensifikasi lahan.
Hal ini dikatakan Gibran menanggapi pemaparan strategi cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar soal strategi menghadapi dampak perubahan iklim terhadap kualitas dan gizi pangan.
“Ektensifikasi dan intesifikasi lahan menjadi kuncinya. Menurut saya kunci untuk meningkatkan produktivitas pangan adalah menggenjot kawasan industri pupuk. Kita dekatkan pupuk dengan lahan-lahan pertanian,” ujar Gibran dalam debat keempat Pilpres 2024 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024).
Hal lain yang menurut Gibran penting adalah mekanisasi.
“Kita ingin meningkatkan produktivitas para petani pakai combine harvester dan melibatkan generasi muda dengan smart farming. Pakai Iot untuk lihat pH tanah, kesuburan tanah dan pakai drone untuk penyemprotan tanah,” tambah Gibran dalam debat cawapres.
Sebelumnya Cak Imin mengatakan petani harus diberi pupuk yang cukup. Menurutnya, potensi pupuk organik menjadi penting agar produksi pangan nasional berkualitas.
“Petani kita harus diberi pupuk yang cukup dengan harga terjangkau. Potensi pupuk organik menjadi penting agar produksi pertanian kita semakin berkualitas. Di sisi lain, program gagal tanam kita berikan agar petani merasa aman,” ujar Cak Imin dalam debat cawapres.
BACA JUGA
Cek Fakta Debat Cawapres: Ini Maksud Green Jobs yang Disebut Gibran Jadi Peluang Kerja Baru
Debat keempat Pilpres 2024 bertema pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam dan energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




