Dicecar Soal Kebijakan Ekonomi Hijau, Gibran Beri Contoh Nyata
Minggu, 21 Januari 2024 | 20:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dicecar pertanyaan dari cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar, dan nomor urut 3 Mahfud MD seputar kebijakan ekonomi hijau.
Hal ini terjadi dalam debat cawapres sesi kedua menjawab pertanyaan dari panelis, dan tanggapan dari cawapres lainnya, pada debat keempat Pilpres 2024 di JCC, Minggu (21/1/2024).
Mahfud MD bertanya kepada Gibran soal kebijakan insentif dan disinsentif ekonomi hijau. Sedangkan Muhaimin menyoroti ketidakseriusan pemerintah dalam menyiapkan energi baru dan terbarukan, serta pelaksanaan pajak karbon.
Merespons hal ini, Gibran memberi contoh nyata kebijakan ekonomi hijau yang sudah dilakukan pemerintahan saat ini.
“Untuk masalah insentif dan komitmen ekonomi hijau, sudah ada contohnya, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Cirata. Ini merupakan kerja sama dengan PT Masdar dari Uni Emirat Arab (UEA). Ini ada insentifnya, ada tax holiday, dan mendorong perusahaan untuk berinvestasi,” ujar Gibran.
PLTS Cirata merupakan proyek strategis nasional (PSN) sebagai pemasok energi bersih untuk sistem kelistrikan wilayah Jawa-Bali.
Diketahui, PLTS Terapung Cirata adalah pemangkit listrik tenaga surya terbesar di Indonesia yang berlokasi di Waduk Cirata, Jawa Barat. PLTS ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dan terbesar ketiga di dunia. PLTS ini berada di tiga kabupaten di Jawa Barat, yaitu Purwakarta, Cianjur, dan Bandung Barat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




