ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sempat Disorot Jokowi, Prabowo Buka Suara Soal Anggaran Stunting

Jumat, 2 Februari 2024 | 17:03 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Prabowo Subianto capres nomor urut 02 di acara 'Trimegah Political and Economic Outlook 2024', Jakarta, Rabu 31 Januari 2024.
Prabowo Subianto capres nomor urut 02 di acara 'Trimegah Political and Economic Outlook 2024', Jakarta, Rabu 31 Januari 2024. (Beritasatu/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto turut menyoroti anggaran stunting di Indonesia yang penggunaannya dinilai kurang efisien. Hal ini sebelumnya pernah dikeluhkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Bahkan sudah berkali-kali Pak Jokowi menemukan kasus yang paling besar. Kasus anggaran stunting beliau periksa satu-satu di daerah, anggaran stunting biayanya kalau nggak salah Rp10 miliar," kata Prabowo di acara 'Trimegah Political and Economic Outlook 2024', Jakarta, Rabu (31/1/2024).

Ia lalu mengungkapkan bahwa dari total Rp10 miliar untuk anggaran stunting tersebut, sekitar Rp8 miliar di antaranya dipergunakan bukan untuk membeli makanan dan susu.

"Rp8 miliar dipakai perjalanan dinas, rapat kerja, simposium. Hanya Rp2 miliar dipakai untuk beli susu dan telor untuk anak-anak," kata Prabowo.

Oleh karena itu, dalam salah satu programnya bersama cawapres Gibran Rakabuming Raka, Prabowo mendorong lebih gencarnya program makan siang dan susu gratis bagi anak-anak Indonesia di sekolah agar pencegahan stunting menjadi efisien.

"Jadi salah satu program yang saya canangkan,  free lunch for all children in Indonesia. Jadi, free lunch kita sudah hitung. Free lunch ini ternyata langkah strategis," jelas dia.

Prabowo melanjutkan, program makan siang dan susu gratis sudah dilaksanakan di kurang lebih 76 negara di dunia, bahkan termasuk sejumlah negara yang pendapatan perkapitanya setengah dari Indonesia, seperti Kamboja, India, dan Malaysia.

"India sudah melaksanakan kalau nggak salah lima tahun lebih. Kamboja dan Malaysia, mereka berani melaksanakan. Menurut saya, ini jawaban untuk stunting, terhadap investment for growth," jelas dia.

Menurut Prabowo, program makan siang dan susu gratis ini bukan hal yang sia-sia, karena juga termasuk dalam cakupan bantuan sosial dan juga pendidikan.

ADVERTISEMENT

“Kita bisa lihat, program makan siang dan susu gratis bisa turun ke semua bidang sosial dan pendidikan The resources are there if we refocused, if we can reallocate kepada hal urgent,” imbuh dia.

Sebelumnya, pada Juni 2023 lalu, Jokowi mengatakan, anggaran penanganan stunting seharusnya lebih banyak dialokasikan untuk pembelian telur, susu, ikan, daging, sayuran, dan lainnya. Sebab, bahan-bahan tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukannya rapat atau perjalanan dinas.

“Kapan stuntingnya akan selesai kalau caranya seperti ini? Ini yang harus diubah semuanya. Kalau 10 miliar itu anggarannya, mestinya yang untuk lain-lainnya itu 2 miliar, yang 8 miliar itu ya untuk langsung telur, ikan, daging, sayur, berikan ke yang stunting,” ujar Jokowi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ketua Daya Wanita PAM JAYA, Lya Arief Nasrudin, Gerakkan Kolaborasi Pencegahan Stunting untuk Generasi Sehat

Ketua Daya Wanita PAM JAYA, Lya Arief Nasrudin, Gerakkan Kolaborasi Pencegahan Stunting untuk Generasi Sehat

EKONOMI
Stunting Bisa Dicegah, Dokter Soroti Bahaya Asap Rokok untuk Janin

Stunting Bisa Dicegah, Dokter Soroti Bahaya Asap Rokok untuk Janin

LIFESTYLE
IDAI: Sekolah Perlu Edukasi Siswi Pentingnya Minum Tablet Tambah Darah

IDAI: Sekolah Perlu Edukasi Siswi Pentingnya Minum Tablet Tambah Darah

LIFESTYLE
PNM Gelar Aksi Pencegahan Stunting dan Imunisasi Gratis di Seluruh Indonesia

PNM Gelar Aksi Pencegahan Stunting dan Imunisasi Gratis di Seluruh Indonesia

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon