Cek Fakta Debat Capres: Prabowo Sebut Jantung dan Strok Penyebab Kematian Utama, Benarkah?
Minggu, 4 Februari 2024 | 21:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dalam debat capres terakhir yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Minggu (4/2/2024), calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemenuhan dokter yang masih kurang di Indonesia.
Prabowo juga menyebut ada dua penyakit yang menyebabkan kematian paling tinggi, yaitu strok dan jantung, sehingga ketersediaan dokter di setiap wilayah menjadi sangat penting. Bagaimana faktanya?
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikit pernah menjelaskan, penyakit strok saat ini menempati peringkat pertama penyebab kematian di Indonesia. Jumlah kematiannya mencapai sekitar 300.000 kematian per tahun. Urutan kedua penyakit jantung dengan angka kematian mencapai 250.000 per tahun.
Dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan, pelayanan untuk penyakit jantung juga menyedot biaya paling besar mencapai Rp 17,62 triliun. Penyakit lainnya yang menyedot biaya terbesar adalah kanker, strok, dan gagal ginjal.
Untuk memenuhi kebutuhan dokter di Indonesia, beberapa program yang diusung pasangan Prabowo-Gibran adalah menambah fakultas kedokteran dari 92 fakultas menjadi 300 fakultas. Sekitar 10.000 lulusan SMA berprestasi juga akan mendapatkan beasiswa untuk belajar ilmu kedokteran di luar negeri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




