Sri Mulyani Mulai Menghitung Anggaran Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran
Senin, 26 Februari 2024 | 19:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mulai berhitung terkait anggaran program makan siang gratis calon presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Program tersebut dibahas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN 2025 yang dirapatkan dalam sidang kabinet paripurna, Senin (26/2/2024).
Sri mengatakan pemerintah masih mengkaji pagu indikatif dari setiap kementerian dan lembaga untuk pagu anggaran program tersebut nantinya.
"Kan ini masih di dalam program. Kalau detail nanti lihat di dalam pembahasan mengenai pagu indikatif dari masing-masing kementerian dan lembaga. Nanti kita lihat dari eksisting program dengan apa yang akan masuk baru dan nanti akan dihitung dalam sebulan ke depan," kata Sri seusai sidang di Istana Negara, Senin.
Sri mengatakan hitung-berhitung akan dilaksanakan bulan depan sembari menunggu keputusan resmi dari KPU, terkait siapa presiden dan wakil presiden terpilih yang sah berikutnya.
"Ini kan proses masih berjalan tiga bulan ke depan ya. Di bulan depan nanti kita fokusnya lebih kepada pagu indikatif dan program-program prioritas. Seiring nanti KPU sudah memutuskan siapa pemerintahan yang official memenangi pemilu," kata dia.
Di sisi lain, Sri juga menegaskan bahwa pagu indikatif program makan siang tersebut tidak boleh melewati rentang defisit APBN di angka 2,45-2,8%.
"Dari sidang kabinet hari ini diputuskan, paling tidak arahan dari bapak presiden dan kabinet adalah posturnya tadi dalam range bisa diterima dengan defisit antara 2,45 sampai dengan 2,8. Itu adalah menyangkut nanti estimasi yang jauh lebih tepat mengenai penerimaan dan belanja," ungkap Sri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




