ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Grace Natalie soal Suara PSI Melonjak di Real Count KPU: Wajar Saat Rekapitulasi

Minggu, 3 Maret 2024 | 08:08 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Wakil Ketua TKN Grace Natalie di Rumah Besar Relawan 08, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis, 21 Desember 2023.
Wakil Ketua TKN Grace Natalie di Rumah Besar Relawan 08, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis, 21 Desember 2023. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Penambahan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai wajar karena terjadi saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024.

Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie pun mengingatkan semua pihak agar tidak tendensius menyikapi penambahan suara tersebut.

"Penambahan termasuk pengurangan suara selama proses rekapitulasi adalah hal wajar. Yang tidak wajar adalah apabila ada pihak-pihak yang mencoba menggiring opini dengan mempertanyakan hal tersebut," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (2/3/2024).

ADVERTISEMENT

Grace menuturkan, berbagai kemungkinan masih dapat terjadi selama KPU masih melakukan rekapitulasi suara para pemilih dalam Pemilu 2024.

Rekapitulasi suara sementara KPU menunjukkan PSI, partai yang saat ini dipimpin putra bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep, memperoleh 3,13% suara dari pemilihan anggota DPR per Sabtu pukul 12.00 WIB. Dalam periode waktu itu, suara yang terhitung mencapai 65,73%.

Dengan demikian, PSI hanya membutuhkan kurang dari satu persen suara, tepatnya 0,87% suara, untuk dapat mencapai ambang batas parlemen (parliamentary threshold) empat persen. Jika berhasil mencapai ambang batas, maka untuk pertama kalinya, PSI dapat menduduki kursi DPR di Senayan.

Grace pun optimistis partainya dapat mencapai ambang batas parlemen. "Apalagi hingga saat ini masih lebih dari 70 juta suara belum dihitung dan sebagian besar berada di basis-basis pendukung Jokowi, yang PSI mempunyai potensi dukungan yang kuat," ujarnya.

Dalam beberapa hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei, salah satunya dari Indikator, PSI memperoleh 2,66% suara, sedangkan hasil rekapitulasi sementara KPU (real count) 3,13%. Ada perbedaan sampai 0,47% dari dua penghitungan itu.

Grace menilai perbedaan itu tidak hanya dialami PSI, tetapi juga partai-partai lain. Grace menyebut dari hasil quick count Indikator, suara PKB dan Partai Gelora juga lebih besar di rekapitulasi suara KPU dibandingkan dengan hasil hitung cepat.

Grace menyesalkan penilaian beberapa pihak yang tendensius terhadap PSI. "Kenapa yang disorot hanya PSI? Bukankah kenaikan dan juga penurunan terjadi di partai-partai lain? Dan itu wajar karena penghitungan suara masih berlangsung," ungkapnya.

Dia pun mengajak seluruh pihak bersikap adil dan proporsional. "Kita tunggu saja hasil penghitungan akhir KPU. Jangan menggiring opini yang menyesatkan publik," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ahmad Ali ‘Sat Set’ Temui Jokowi setelah Jadi Ketua Harian PSI

Ahmad Ali ‘Sat Set’ Temui Jokowi setelah Jadi Ketua Harian PSI

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon