Airlangga Tegaskan Bantuan Sosial untuk Lindungi Daya Beli Masyarakat
Jumat, 5 April 2024 | 11:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pelaksanaan program bantuan sosial khususnya yang terkait dengan bantuan mitigasi pangan dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari El Nino terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam hal ini, saat terjadi dampak El Nino dikhawatirkan mendorong kenaikan harga pangan yang akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
"Program perlindungan sosial adalah upaya pemerintah untuk mendukung masyarakat dalam menghadapi berbagai kerentanan dan tekanan ekonomi, pemerintah memberikan perlindungan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat terdampak terutama masyarakat miskin dan rentan," beber Airlangga.
Hal itu disampaikan dia saat dimintakan keterangan oleh hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau sengketa Pilpres 2024 di MK, Jumat (5/4/2024).
"Oleh karena itu pemerintah mencermati 2023 dan 2024 risiko El Nino yang menyebabkan kenaikan harga pangan dapat menganggu penghidupan masyarakat miskin maupun rentan," katanya lagi.
Airlangga menegaskan, penetapan pelaksanaan program perlindungan sosial dilakukan secara transparan, akuntabel dengan mekanisme APBN. Adapun pembahasan pemberian bantuan sosial telah dilakukan bersama DPR dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Dia mengatakan, pemberian bantuan sesuai dengan amanah Pasal 34 Undang Undang Dasar 1945, yakni bansos untuk memitigasi peningkatan kemiskinan dan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi.
"Kita tahu penduduk miskin sangat rentan terhadap kenaikan harga khususnya terhadap kelompok makanan. 40% penduduk, 25% adalah membeli makanan pokok atau beras," ujar Airlangga.
Secara nasional, komponen makanan memberikan kontribusi terhadap garis kemiskinan hingga 74,21%. Konsumsi masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi sangat erat.
Konsumsi rumah tangga kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi mencapai 53,83%. Apabila konsumsi rumah tangga melambat maka pertumbuhan ekonomi terganggu.
"Untuk melindungi masyarakat miskin dan rentan akibat El Nino dan gangguan rantai pasok global. Pemerintah telah menerapkan strategi untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan dan daya beli masyarakat dengan program bantuan pangan dan bantuan langsung tunai," tutur Airlangga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




