Sinta Wahid: Pilpres Bukan Ajang Saling Hujat
Kamis, 13 September 2018 | 20:57 WIB
Jakarta - Sinta Nuriyah Wahid (istri mendiang Gus Dur) berpesan agar Pilpres 2019 berjalan dengan sejuk dan berharap tidak ada gesekan antar sesama anak bangsa.
Pernyataan itu disampaikan Sinta usai menerima bakal calon presiden Prabowo Subianto di kediaman Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).
"Saya hanya berharap pesta demokrasi saat ini harusnya dijadikan ajang kerukunan antar semua anak bangsa, bukan tempat saling menghujat, menjelek jelekkan atau untuk mencaci maki tetapi untuk merekatkan tali persaudaraan, karena ini tujuannya untuk membangun NKRI. Itu pesan Saya," katanya Sinta di rumahnya, Ciganjur.
Sementara itu, Putri Gus Dur, Yenny Wahid, memuji bakal capres Prabowo memiliki sifat visioner. Yenny juga menilai Prabowo punya komitmen terhadap demokrasi.
Meski mengakui punya kedekatan dengan Prabowo secara ideologi namun Yenny belum memastikan bergabung menjadi tim sukses Prabowo. Yenni mengaku keputusan pilihan di pilpres akan ditentukan usai pemaparan visi-misi capres-cawapres setelah tanggal 23 September.
"Jadi kalau NU sudah pasti ada mekanisme sebelum buat keputusan, dan nanti tanggal 23 kita mendengar dulu visi misi para calon seperti apa, karena yang dikemukaakan pada publik itu janji yang harus ditunaikan," kata Yenny.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




