Cak Imin: Peringatan Hari Santri Menumbuhkan Semangat Persatuan
Minggu, 14 Oktober 2018 | 20:23 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan nilai-nilai kesantrian perlu masuk ke dalam dunia politik agar pertarungan atau kompetisi politik berjalan santun, damai dan aman. Karena itu, kata Cak Imin, nilai-nilai kesantrian harus disebarkan dan diwujudkan dalam kehidupan.
"Nilai-nilai kesantrian adalah nilai-nilai yang di dalamnya ada kejujuran, keadilan, kebersamaan, persatuan dan persaudaraan. Karena itu, nilai-nilai ini harus masuk ke dalam dunia politik," ujar Cak Imin di acara Musabakoh Kitab Kuning (MKK) di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (14/10).
Apalagi kata Cak Imin, bangsa Indonesia akan memasuki kompetisi politik untuk memilih presiden-wakil presiden, anggota legislatif dan anggota DPD. Menurut dia, peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober merupakan momentum untuk memastikan nilai-nilai kesantrian mewarnai Pemilu 2019.
"Peringatan Hari Santri bisa menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan yang mulai luntur akibat hilangnya solidaritas, hilangnya persaudaraan dan persahabatan karena persaingan politik. Jadi, nilai-nilai kesantrian bisa mengatasi perpecahan , konflik, dan kekerasan di masyarakat," terang Panglima Santri ini.
Terkait Musabaqoh Kitab Kuning, Cak Imin mengatakan Musabaqoh Kitab Kuning atau Festival Kitab Kuning untuk seluruh santri di Nusantara merupakan salah satu kegiatan untuk memperingati hari santri nasional pada 22 Oktober mendatang. Menurut dia, membaca kitab kuning merupakan ikhtiar yang tetap harus ada dalam tradisi pesantren di tanah air.
"Harus diakui masih banyak kader PKB yang tidak mengetahui kitab kuning ketika baru bergabung. Hal ini dikarenakan PKB merupakan partai yang menerima kader dari semua kalangan, tidak hanya kalangan santri saja. Nah, adanya festival membaca kitab kuning ini bisa membuat kita memgetahui dan menjaga budaya santri," pungkas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




