ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ma'ruf Amin Sebut Persaudaraan Alumni 212 Harus Diwaspadai

Sabtu, 24 November 2018 | 23:34 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin (kedua kanan).
Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin (kedua kanan). (Beritasatu Photo/Markus Sihaloho)

Jakarta - Calon Wakil Presiden RI nomor urut 01 Ma'ruf Amin menilai gerakan Persaudaraan Alumni 212 tidak memiliki tujuan yang jelas, dan menjadi sebuah gerakan politik.

"Masalah (Ahok) sudah selesai tapi oleh kelompok tertentu dihidupkan lagi PA 212, tidak jelas tujuannya. Begitu juga dibentuk GNPF ulama, ulamanya mana, fatwanya mana. Ini jadi gerakan politik, kita waspadai," kata Maruf dalam acara Dzikir Kebangsaan dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta, Sabtu (24/11) malam.

Ma'ruf menekankan dirinya ikut terlibat dalam gerakan 212 untuk mengawal kasus mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dengan mengeluarkan fatwa bahwa Ahok menghina agama.

Kemudian dalam perjalanannya dibentuk Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), yang di dalamnya ada pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Syihab dan Bachtiar Nasir.

ADVERTISEMENT

"Kemudian digerakkan 411 dan 212, tujuannya supaya Ahok dihukum, Alhamdulillah selesai. GNPF MUI saya bubarkan," ujar dia. Namun, kata dia, setelah kasus Ahok selesai, gerakan lain muncul dengan nama PA 212 dan GNPF Ulama tanpa tujuan yang jelas dan menjadi gerakan politik.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ma’ruf Amin Tekankan Halalbihalal Bukan Sekadar Tradisi

Ma’ruf Amin Tekankan Halalbihalal Bukan Sekadar Tradisi

NASIONAL
Pramono Anung Salat Id Bersama 2.000 Jemaah di Balai Kota

Pramono Anung Salat Id Bersama 2.000 Jemaah di Balai Kota

JAKARTA
Pramono-Rano Karno Akan Salat Id di Balai Kota, Khatibnya Maruf Amin

Pramono-Rano Karno Akan Salat Id di Balai Kota, Khatibnya Maruf Amin

JAKARTA
Terungkap! KH Ma'ruf Amin Larang Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum PBNU

Terungkap! KH Ma'ruf Amin Larang Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum PBNU

NASIONAL
KH Ma'ruf Amin Malu atas Pemakzulan Gus Yahya

KH Ma'ruf Amin Malu atas Pemakzulan Gus Yahya

NASIONAL
KH Ma’ruf Amin Nilai Pemakzulan Gus Yahya Inkonstitusional

KH Ma’ruf Amin Nilai Pemakzulan Gus Yahya Inkonstitusional

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon