Khofifah-Emil Harap PDIP dan Nasdem Gabung KIM pada Pilgub Jawa Timur
Selasa, 21 Mei 2024 | 03:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak membuka pintu bagi partai lain di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk bergabung di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim 2024. Mereka berharap PDIP dan Partai Nasdem bisa bergabung dengan KIM untuk mengusung keduanya.
"Dengan Ibu Khofifah dan saya ada komunikasi terbuka (dengan PDIP dan Nasdem) dan di dalam komunikasi tersebut selain membahas hal-hal umum maupun pilkada kabupaten/kota tentu menyentuh pilkada provinsi (Jatim)," ujar Emil Dardak di Jakarta, Senin (20/5/2024).
Emil mengaku komunikasi dengan PDIP dan Nasdem sangat cair. Hanya saja, dia tidak memastikan komunikasi yang cair tersebut membuka peluang besar berkoalisi.
"Komunikasi berjalan cair, saya dengan istilah gayeng artinya berjalan penuh keakraban," tandas Emil.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan pihaknya terus membangun komunikasi intensif dengan mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terkait Pilgub Jatim 2024. Selain itu, kata Said, PDIP juga terus berkomunikasi dengan partai politik lain untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Jatim.
"Komunikasi intensif kami lakukan dengan berbagai pihak, baik dengan Mbak khofifah maupun partai-partai politik, nanti kita lihat hampir sejauh mana (komunikasi)," ujar Said di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2024).
Said menegaskan PDIP sama sekali belum memutuskan tokoh yang diusung di Pilgub Jatim. Menurut dia, pihaknya memiliki banyak pilihan termasuk kemungkinan berkoalisi dengan parpol pendukung Khofifah-Emil atau berkoalisi dengan poros PKB.
"Banyak pilihan, akan tetapi masih dalam pembicaraan," tandas dia.
PDIP akan memastikan Pilgub Jatim berlangsung adem, damai, dan tidak ada eskalasi politik yang tinggi. "Semangat kita ingin Jatim itu ingin menunjukkan bahwa Jatim itu tidak boleh eskalatif secara politik karena kita ingin menjaga semua dalam posisi ekonomi kita sedikit mengalami gonjang-ganjing," tutur Said.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




