ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi Jalin Komunikasi dengan Demokrat

Kamis, 6 Juni 2024 | 05:15 WIB
A
IC
Penulis: Aep | Editor: CAH
Dedi Mulyadi didampingi sejumlah kader Partai Gerindra bersilaturahmi ke kantor DPD Partai Demokrat. Kedatangannya tersebut sebagai arah peluang koalisi, Rabu 5 Juni 2024.
Dedi Mulyadi didampingi sejumlah kader Partai Gerindra bersilaturahmi ke kantor DPD Partai Demokrat. Kedatangannya tersebut sebagai arah peluang koalisi, Rabu 5 Juni 2024. (Beritasatu.com/Aep Sopandi)

Bandung, Beritasatu.com - Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi didampingi sejumlah kader Partai Gerindra bersilaturahmi ke kantor DPD Partai Demokrat, Rabu (5/6/2024). Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa kunjungan ini upaya membangun komunikasi yang baik menjelang Pilkada 2024.

"Ini adalah silaturahmi atau dalam bahasa Sunda disebut anjangsana. Bagaimana kita membangun komunikasi yang baik secara personal sebelum menggunakan institusi," ujar Dedi Mulyadi.

Saat disinggung apakah pertemuan ini merupakan momentum untuk membentuk koalisi menjelang Pilgub  Jabar 2024, Dedi tidak menampik.

ADVERTISEMENT

"Tidak ada kunci mengunci koalisi. Semua nanti kita tunggu apa yang akan menjadi keputusan. Tugas kita hari ini adalah membangun komunikasi, baik antar partai maupun dengan masyarakat luas. Itu adalah tugas yang diberikan oleh Pak Prabowo untuk terus bersama rakyat," ungkapnya.

Dedi menambahkan, pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat. "Seribu teman masih kurang, satu musuh terlalu banyak," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat, Anton Sukarnoto Suratto sangat menyambut baik adanya kunjungan Dedi Mulyadi. Dia menilai Dedi sebagai sosok yang sudah lama ia kenal di komisi IV DPR.

"Siapa pun yang memberikan yang terbaik untuk Jawa Barat, kami tentu akan bersilaturahmi. Beliau adalah mantan pimpinan komisi IV, saya tahu kinerjanya sangat luar biasa. Kita doakan bersama-sama, insyaallah beliau mendapat rekomendasi dari Partai Gerindra," ujar Anton.

Anton juga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum banyak nama yang keluar terkait calon gubernur Jawa Barat. Hal ini mengingat komunikasi masih berlangsung dengan beberapa partai seperti Gerindra, Golkar, PAN, dan PKS.

"Kami hanya bisa ibaratnya 'membunuh waktu' sambil menunggu keputusan resmi dari DPP" ungkapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tak Sanggup Atasi Sampah, 1 Ketua RW dan 6 Ketua RT di Cipayung Mundur

Tak Sanggup Atasi Sampah, 1 Ketua RW dan 6 Ketua RT di Cipayung Mundur

JAWA BARAT
Apindo Jabar Soroti Kepastian Investasi di Tengah Kebijakan Tata Ruang

Apindo Jabar Soroti Kepastian Investasi di Tengah Kebijakan Tata Ruang

EKONOMI
Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Jadi 16 Orang

Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Jadi 16 Orang

JAWA BARAT
RUPST BJB Bagikan Dividen Rp 900 M, Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris

RUPST BJB Bagikan Dividen Rp 900 M, Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris

EKONOMI
Berakar dari Jawa Barat, Aturan Pajak Ini Kini Berlaku secara Nasional

Berakar dari Jawa Barat, Aturan Pajak Ini Kini Berlaku secara Nasional

NASIONAL
Program Gentingisasi Dorong Industri Plered, 44.000 Genting Dikirim

Program Gentingisasi Dorong Industri Plered, 44.000 Genting Dikirim

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon