Lakukan Coklit, KPU Kota Semarang Terjunkan 4.673 Pantarlih
Senin, 1 Juli 2024 | 21:21 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mulai melakukan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2024. Ada sebanyak 4.673 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) yang diterjunkan untuk pelaksanaan coklit selama sebulan, yakni 24 Juni-24 Juli 2024.
Plt Ketua KPU Kota Semarang Ahmad Zaini mengatakan, para petugas akan melaksanakan coklit di 2.354 TPS yang tersebar di 177 kelurahan. Di setiap TPS, nantinya akan ada dua petugas yang akan bertugas.
Coklit yang dilakukan sejak 24 Juni lalu, ditargetkan bisa selesai dalam waktu 3 pekan.
"Kami ada laporan mingguan, harapan kami dalam jangka waktu 4 pekan itu sudah kita selesaikan dalam 3 minggu pertama, sehingga minggu terakhir tinggal laporan, perbaikan, dan lain-lain," terangnya, Senin (1/07/2024)
Fungsi coklit dalam pilkada, menurut Zaini, untuk mencari pemilih yang belum terdaftar dan nantinya akan didata dan didaftarkan. Kemudian bagi yang sudah terdaftar tetapi meninggal atau pindah akan masuk dalam tidak memenuhi syarat (TMS).
Zaini menyebut daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Semarang untuk pilkada sebanyak 1,2 juta pemilih.
"Cuma update datanya belum masuk di KPU, tetapi kami terus monitoring setiap minggu. Semoga bisa selesai 3 pekan ke depan," ungkapnya.
Dalam proses coklit, pantarlih akan berkunjung ke rumah warga satu per satu. Dalam hal ini, para pemilih diminta untuk melihatkan KTP dan KK untuk dicek para petugas. Hingga saat ini, coklit masih terus berjalan. Hanya saja, lanjut Zaini, ada masyarakat yang sempat menolak untuk dilakukan coklit.
"Kami masih monitoring, tetapi sudah kami komunikasikan. Alhamdulillah terselesaikan. Alasannya, data pribadinya tidak mau ditempel seperti nama, tetapi secara umum data pribadi nama saya rasa tidak apa-apa, di kelurahan pun akan kami tempel, tetapi kalau NIK, NKK itu data pribadi," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




